Cakep Berpeluang Pimpin 14 SMP Satap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cakep Berpeluang Pimpin 14 SMP Satap

Cakep Berpeluang Pimpin 14 SMP Satap

Written By Angga Praditya on Sabtu, 06 Januari 2018 | 19.00.00

TEMPURAN, RAKA - Keberadaan 14 SMP Satu Atap dibawah kendali Kepala SD agaknya harus siap-siap posisinya digeser kepala SD definif. Pasalnya, selain rotasi antar kepala SMP yang akan digelar karena adanya priodesasi, Calon Kepala Sekolah (Cakep) hasil pelatihan di P4TK  Cianjur, juga berpeluang menjabat Kepsek di SMP Satap.
Kepala SDN Jayanegara 1 yang juga menjabat Kepala SMP Satap Tempuran di Desa Jayanegara, Yoyo Sutaryo mengatakan, sebenarnya wacana SMP satap mau di isi oleh Cakep yang berasal dari latar belakang guru SMP ini, sudah menggelinding 2 tahun belakang. Jika wacana itu berlaku tahun ini, menurut pribadinya itu yang terbaik,  sehingga fungsi kepsek akan lebih terkonsentrasi pada masing lembaga baik SD atau SMP Satap sendiri dilihat manajerialnya, kewirausahaan maupun supervisinya.
Karenanya, sambung Mantan Ketua Kwaran Pramuka Kecamatan Tempuran ini, ia  mendukung wacana itu, betapapun kehilangan jabatan Kepsek di Satap, tetapi karena bisa lebih fokus di SD dan nanti juga akan ada yang baru di SMP,  hal ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan. "Kabar ini sudah muncul dua tahun terakhir,  Saya dukung saja. Karena, jika konsentrasi masing-masing lembaga kan lebih fokus, Kepala SD gak mesti lagi jadi Kepala SMP Satap," katanya.
Pengawas SMP, Ono Supriyatno S.pd mengatakan, dibeberapa Kabupaten/kota diakuinya, SMP Satap status Kepseknya sudah dijabat definitif diluar kepala SD seperti tahun kemarin. Namun, apakah nanti SMP Satap di Karawang juga akan mengikuti dengan menggeser Kepalanya yang dirangkap kepala SD terdekat menjadi Kepala Sekolah khusus yang mana stok Cakep sendiri sudah banyak, itu semua tergantung keputusan Dinas dan Pemkab. Jika memamg demikian, diakui Ono, kinerja Kepsek betapapun di sekolah yang aksesnya jauh dari SMP induk, bisa lebih fokus, utamanya saat akreditasi yang memenuhi standar 8 indikator nantinya. Apalagi, 61 poin akreditasi itu menyangkut sarana prasarana sekolahmya. "Memang ada wacana seperti itu. Tapi keputusan pengisian di SMP Satap itu gimana Pemkab," katanya.
Disinggung kendala selama menjabat Kepsek SD sekaligus SMP Satap, Yoyo mengakui bahwa kendala yang mendasar adalah tumpang tindihnya tugas yang bersamaan, tetapi kalau tugas administratif SD dan SMP sendiri tidak ada masalah, karena dirinya bekerja secara kolektif dan guru-gurunya baik di SD maupun SMP juga sangat kooperatif. Hanya saja,  tugas yang kadang kala secara bersamaan, apalagi yang sangat penting, juatru tidak bisa dihadiri kepala sekolah, sementara kaki sebut Yoyo, tidak bisa di 2 (dua) tempat bersamaan. Ditambahkan Yoyo, kendala lainnya khusus di Satap misalnya adalah  belum adanya guru yang definitif, karena semua guru yang ada adalah GTT dengan status honorer, dampaknya adalah di keuangannya cenderung diperuntukan membayar jam Pelajaran GTT/honorer saja. " Kendalanya kalau ada acara bersamaan, kita kan gak dua kaki juga, apalagi kalau dua acara ini sama-sama penting," ungkapnya.
Diharapkan memang, sambung Ono, yanf mengisi SMP Satap itu adalah Cakep yang baru, bukan yang lama, sehingga hirarki karirnya lebih tertib. Tidak ideal saja, sebut Ono, jika Cakep baru langsung ditempatkan di SMP dengan status Akreditasi sangat baik, sementara yang belum priodesasi masih berkutat di status yang masih setara. Walaupun segala kemungkinan bisa saja terjadi karena kewenangan Pemkab, tapi kepatutannya harus juga dipertimbangkan. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template