Bupati Diingatkan Tingkatkan Kualitas Pertanian - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bupati Diingatkan Tingkatkan Kualitas Pertanian

Bupati Diingatkan Tingkatkan Kualitas Pertanian

Written By Admin Raka on Kamis, 04 Januari 2018 | 18.30.00

KARAWANG, RAKA - Kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Karawang sekaligus mengingatkan kepada Pemerintah Daerah untuk tetap sigap meningkatkan kualitas pertaniannya agar Indonesia tetap menjadi negara swasembada pangan.
"Kita sudah bisa mengatakan kalau Indonesia sudah swasembada pangan, khususnya beras. Dan ini masuk di dalam tahun ke tiga Indonesia tidak di inpor beras," ujar Menteri Amran kepada Radar Karawang, Rabu (3/1) di warung nasi Pak Akam, Jalan Baru Karawang, wilayah kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat.
Kata Amran Indonesia sejak 2016-2017 dan saat ini masuk awal tahun 2018 sama sekali tidak melakukan inpor beras dari manapun. Hal itulah yang menjadikan masyarakat Indonesia berbanggahati dengan torehan yang kian mengejutkan. "Kita sudah bisa memberikan makan kepada masyarakat Indonesia tanpa inpor," ujarnya.
Namun kabar menyenangkan dan menyedihkanpun hadir menyelimuti kunjungannya Andi ke Karawang, Pasalnya, dalam waktu 10 menit yang di terimanya, kabar buruk atas meninmpanya warga bererbes, Provinsi Jawa Tengah, dimana harga bawang melonjak menurun dengan harga Rp 4.000/kg dari semula Rp 15.000/kg. "Kabar gembira saat ini Indonesia sudah bisa melakukan ekpor ke 6 negara dari sebelumnya kita menjadi negara penginpor, namun pada hari ini juga sedihnya baru 10 menit saya terima kabar bahwa bawah meras di Brebes hanya dihargai Rp 4.000/kg, itu sama halnya membuat petani kita terbunuh. Ini persolan dan jangan dibiarkan seolah tidak terjadi masalah," ungkap Amran.
Maka itu kata Amran dengan sebentar lagi memasuki bulan Februari, maka masyarakat mau tidak mau harus siap dengan harga beras yang turun. Di sektor pertanian perlu merubah paradigma dengan merubah pertanian tradisonal menjadi pertanian modern. "Bulan Nopember, Desember dan Januari itu adalah musim paceklik, tapi sekarang bukan paceklik, dan kita harus tingkatkan itu. Kita sudah buatkan Upaya khusus (Upsus) soal pertanian, agar bisa terus menjaga kalau indonesia bertahan menjadi negara tanpa impor," tandasnya.
lanjut Amran dengan solusi dari Presiden Joko Widodoi pemerintah harus bisa terus meningkatkan kebutuhan petani dan hal-hal yang menunjangnya. "Pertama solusinya perbaiki saluran air irigasi dan itu perintah bapak presiden. Beri bibit unggul, dulu cuman 5 ton kita beri bibit unggul yang sudah disiapkan, dulu cuman bisa panen satu atau dua kali, sekarang bisa sampai 3 kali panen," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template