Bunderan Galuh Mas Rawan Laka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bunderan Galuh Mas Rawan Laka

Bunderan Galuh Mas Rawan Laka

Written By Admin Raka on Minggu, 07 Januari 2018 | 14.00.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Aksi pengendara motor melawan arus di Jalan Arteri, Bunderan Galuhmas, Kecamatan Telukjambe Timur, membahayakan pengendara lain. Seringkali akibat aksi menerobos jalur itu pengendara di depannya menjadi kagok mengendarai kendaraannya dan buang stir secara mendadak hingga nyaris menabrak kendaraan lain.
Seperti diungkapkan Thalib (55) warga Sadamalun, Kecamatan Telukjambe Timur kepada Radar Karawang Jumat (5/18). Thalib setiap hari melintas jalan arteri tersebut dan hampir selalu menyaksikan ada pengendara motor mengendarai kendaraannya melawan arus. "Saya suka kagok kalau berpapasan dengan pengendara motor yang melawan arus. Malah pernah mau tabrakan karena bingung mau mengambil jalur yang mana," ungkap Thalib, ketika menghentikan motornya dipinggir jalan.
Thalib mengaku keluhan berbahaya itu juga dikeluhkan pengendara-pengendara lain. Sayangnya, sampai saat ini belum terlihat tindakan tegas petugas mensterilkan bunderan itu dari aksi kendaraan melaju melawan arus. "Mestinya ada petugasnya di sekitar lokasi. Saya yakin pengendara motor yang mau melawan arus gak bakalan berani melawan arus," tandasnya.
Masih dikatakan Thalib, mesti para pengendara melawan arus itu berputar balik di bunderan Masjid Al-Muhajirin Bumi Telukjambe Permai dan tidak menempuh jalur pintas memotong jalur mengendarai kendaraannya melawan arus. Tetapi itu tidak dilakukan karena para pengendara itu ingin pintasnya saja. "Disana, pengendara motor memilih jalur pintas untuk berputar arah dengan cara melawan arus kendaraan dari arah berlawanan. Tindakan seperti itu bisa membahas pengguna jalan lain," terang Thalib.
Petugas keamanan Kawasan Galuh Mas Jimmi (33) ditanya perihal pengendara nakal yang kerap membahayakan pengendara lain menjelaskan, petugas securiti sudah berusaha optimal agar tidak ada pengendara motor yang mengendarai motornya melawan arus. Akan tetapi, diluar pemantauan mereka, para pengendara itu sering curi-curi kesempatan saat tidak ada petugas. "Kami akan menindak tegas jika kedapatan pengendara motor melawan arus. Sayangnya, sejauh ini kami belum memergokinya," tegas Jimmi.
Ketika Radar Karawang memintai komentar Rano (33) pengendara motor bandel yang sedang mengendarai motornya melawan arus, dia mengaku nekat melakukan itu agar lebih cepat. Karena kalau memutar di bunderan Masjid A-Muhajirin cukup jauh. "Kalau memutar terlalu jauh, memang berisiko sih, tapi mau gimana lagi, saya ikut yang banyak saja kearah melawan arus, dan kebanyakan mereka yang melakukan itu yang menuju arah Karawang kota," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template