BKPSDM Masih Bungkam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BKPSDM Masih Bungkam

BKPSDM Masih Bungkam

Written By Admin Raka on Sabtu, 13 Januari 2018 | 16.15.00

Disdukcapil Minta Tambah Pegawai

KARAWANG, RAKA - Sampai sekarang belum ada tanggapan serius dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait permintaan tambah pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Padahal permintaan itu dinilai mendesak untuk meningkatkan kinerja bagian-bagian tugas di dinas tersebut.
Terlebih selama ini deras keluhan terhadap pelayanan Disdukcapil. Dari keluhan-keluhan tersebut rata-rata seragam yakni pelayanan di kantor dinas itu lamban. Sementara peran kecamatan yang diharapkan bisa dioptimalkan menyaring banyaknya pemohon yang datang ke dinas itu belum bisa diandalkan. Demikianpun program-program unggulan ditampilkan juga belum terlaksana secara optimal.
Alhasil persoalan itupun dikembalikan kepada dinas bersangkutan. Bagaimana menyiasati kekurangan pegawai itu urusan Disdukcapil, sekalipun harus mengoptimalkan siswa praktik kerja lapangan. "Kita sudah mengajukan tambahan pegawai ke BKPSDM, soal dikabulkan atau tidak kita serahkan ke BKPSDM," ujar Kadisdukcapil Yudi Yudiawan, belum lama ini.
Yudi tidak menampik, pelayanan urusan kependudukan di dinasnya masih berhadapan dengan banyak kendala. Dari urusan jumlah pegawai yang kurang sehingga pelayanan menjadi lamban, sampai kinerja pegawainya yang masih dikeluhkan. Disatu sisi, pelayanan terhadap masyarakat terus mengalami peningkatan. Sementara jumlah pegawai yang melayani tidak sebanding dengan tuntutan pekerjaan.
Karena itu pula akhirnya dinas inipun melepas sebagian kewenangannya ke tingkat kecamatan. Artinya bagian yang melayani urusan kependudukan tidak hanya ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tetapi untuk tingkat kecamatan pun ada bagian kependudukan yang melayani urusan-urusan terkait masalah kependudukan warganya. "Peran setiap kecamatan sudah bisa dimaksimalkan terutama dalam hal pelayanan kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) cukup diurus lewat kecamatan. Sehingga masyarakat tidak harus mendatangi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengurus bukti kependudukannya," jelas Yudi.
Sementara warga Kampung Gang Sawo, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kota Baru, Ahmad Maulufin (18) sempat mengeluhkan lambannya pelayanan pengurusan dokumen kependudukan di kantor dinas itu. Minimnya sumber daya manusia di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sudah lama dipersoalkan. Gara-gara jumlah pegawainya kurang hampir setiap hari berlangsung antrean pemohon dokumen kependudukan di loket kependudukan dinas tersebut. "Masalahnya sebetulnya cuma satu, dinas ini kekurangan pegawai sehingga pelayanan jadi lamban," ucap Ahmad.
Menyinggung perihal pelayanan cepat dan gratis Disdukcatpil, diharapkan dinas itu bisa lebih aktif mensosialisasikan pelayanan cepat dan gratis itu kepada masyarakat dengan melibatkan aparatur desa dan kelurahan. Selama ini lamanya pengurusan dokumen kependudukan masih terkendala belum pahamnya pemohon mengenai dokumen-dokumen yang disiapkan sebangai pelengkap dokumen yang diurus. Disamping itu para petugas di dinas itupun diminta lebih peka terhadap kebutuhan pemohon. Terlebih setelah banyaknya keluhan pemohon dokumen kependudukan yang kecewa terhadap pelayanan petugas-petugas di dinas tersebut. (ari)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template