Bisnis Penggemukan Sapi Menjanjikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bisnis Penggemukan Sapi Menjanjikan

Bisnis Penggemukan Sapi Menjanjikan

Written By Admin Raka on Selasa, 23 Januari 2018 | 17.30.00

RAWAMERTA, RAKA- Beternak sapi dan domba Garut merupakan bisnis tahunan yang menjanjikan. Meskipun tak butuh waktu singkat, namun dengan beternak sapi, petani asal Desa Kutawargi bisa menghidupi seluruh anggota keluarganya.
Dikatakan Konjin (58), buruh tani asal Desa Kutawargi, beternak sapi merupakan sampingan usahanya sehari-sehari sebagai seorang buruh tani. 7 bulan menjelang Idul Adha, dirinya sudah mempersiapkan hewan ternaknya. Dalam pemilihan hewan ternak pun tidak terlalu rumit, hanya memperhatikan keturunan dan sehat tidaknya ternak tersebut. "Dalam memilih sapi ataupun domba, kita gak melihat kurus atau gemuknya sapi, meskipun kebanyakan pembeli akan memilih dan melihat itu. Yang penting sapi sehat, dan hasil keturunan sapi bagus, seperti sapi limausin yang saya urus ini. Karena untuk urusan gemuk atau tidaknya, itu sudah menjadi tugas kita selama 7 bulan mengurusnya," ujarnya, kepada Radar Karawang.
Usaha sampingan dengan cara beternak ini, bukan hal yang baru bagi Konjin, dirinya sudah menjalani usaha peternakan ini sejak masih lajang sekitar 30 tahun yang lalu. Berbagai macam pengalaman sudah ia alami sendiri dalam hal beternak sapi, yang hingga saat ini membuatnya tidak terlalu kerepotan mengurus 4 sampai 5 ekor sapi sekaligus. "Yang penting tetap menjaga kesehatan sapi dengan cara divaksin rutin 3 bulan sekali, beri makanan tradisional tanpa campuran kimia, karena makanan sapi tidak terlalu sulit untuk di dapatkan," terangnya.
Dalam mengurus peternakannya, ia membeli 1 ekor sapi dengan harga Rp 12,5 hingga Rp 15 jutaan, di jual dengan harga Rp 19 hingga Rp 22 juta per ekor setelah melalui proses penggemukan selama 7 bulan. Menurutnya selama 7 bulan tersebut merasa tidak mempunyai beban untuk pakan, karena ia beserta anggota keluarga lainnya yang memberi pakan menggunakan rumput yang diambil dari pesawahan.
Sebagai seorang peternak otodidak, dirinya pun sering kali kedatangan Dinas Peternakan Kabupaten Karawang sebagai salah satu contoh cara beternak yang baik. Dirinya pun dinilai sering mendapatkan pengajaran tata cara beternak sesuai dengan panduan peternakan. Dijadikan sebagai dasar pengetahuan, dirinya lebih memilih caranya sendiri dalam mengurus peternakan, dan terbukti hingga saat ini peternakannya tersebut bisa berjalan dengan lancar. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template