Bersih-bersih Citarum, 5 Pabrik Bandel, 81 Perusahaan dalam Pengawasan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bersih-bersih Citarum, 5 Pabrik Bandel, 81 Perusahaan dalam Pengawasan

Bersih-bersih Citarum, 5 Pabrik Bandel, 81 Perusahaan dalam Pengawasan

Written By Angga Praditya on Jumat, 19 Januari 2018 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - Pertarungan pemerintah dengan pengusaha yang seenaknya membuang limbah ke Sungai Citarum memasuki babak baru. Jika sebelumnya peringatan agar tidak merusak Citarum hanya sekadar angin lalu, kali ini ancaman terhadap penjahat lingkungan itu terasa lebih serius. Terlebih setelah Presiden Joko Widodo Presiden menegaskan agar pabrik-pabrik yang masih seenaknya buang limbah ke Citarum diberi sanksi hukum. Program bersih-bersih sungai terbesar di Jawa Barat yang dipimpin Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan itupun melibatkan 12 kabupaten/kota, Kodam Siliwangi dan Polda Jawa Barat.
Di Kabupaten Karawang, gerakan Citarum Harum disosialisasikan di Aula Gedung Singaperbangsa, Kamis (18/1). Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, Citarum melintasi Karawang sejauh 120 kilometer. Kondisinya pun tidak jauh beda dengan di wilayah hulu seperti Kabupaten Bandung. "Laporan terakhir ada 81 perusahaan di Karawang yang membuang limbah (ke Citarum). Ini tidak benar. Harus ditindak lanjuti," ungkapnya.
Ia melanjutkan, Pemkab Karawang bakal menyiapkan anggaran di dinas-dinas terkait untuk menjadikan Citarum Harum. Seperti di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Rp 3 miliar dan di dinas lainnya juga. "Saya akan kaji dengan seluruh program yang bisa dikaitkan langsung dengan program Citarum Harum," tuturnya.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Karawang Dedi Rustandi menyampaikan, bersih-bersih Citarum bisa efektif jika semua terlibat. Bukan hanya pemda, TNI dan Polri, tapi juga masyarakat. "Ketika ada pelanggaran, sanksi administarsi itu adanya di pemda. Sanksi hukum di kepolisian. Sesuai instruksi presiden melalui Menko Maritim, kalau ada yang macem-macem laporkan saja, sikat habis," paparnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, tahun lalu ada lima perusahaan yang membuang langsung limbah cair ke sungai Citarum, yaitu PT DIC, PT Pulisamitex, PT SMA, PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills, dan PT Kanvas. Catatan DLHK, lima perusahaan nakal yang ditemukan masih membuang limbah ke sungai itu, juga merupakan perusahaan yang sebelumnya telah mendapatkan sanksi, dengan pelanggaran yang sama. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template