Beli Buku, Dihadang, Dicelurit - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Beli Buku, Dihadang, Dicelurit

Beli Buku, Dihadang, Dicelurit

Written By Admin Raka on Kamis, 11 Januari 2018 | 12.05.00

KOTABARU, RAKA - Lama tidak terdengar, aksi saling serang antarpelajar kembali terjadi di Cikampek. Kali ini melibatkan beberapa pelajar dari dua sekolah berbeda.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa yang sangat tidak pantas itu terjadi di Jalan Raya Sudirman, Rabu (10/1) pukul 16.30 WIB. Awalnya, enam orang pelajar SMK PGRI Jatisari mengendarai motor hendak membeli buku dan bola voli ke pasar Cikampek. Di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh sekelompok pelajar SMK PGRI Cikampek. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Tepat di depan MA Al Ahliyah, anak-anak SMK PGRI Jatisari menabrak mobil yang sedang parkir di pinggir jalan. Sejurus kemudian, sabetan celurit mengenai tangan bagian kiri RF (17) siswa kelas XI jurusan mesin. Sedangkan lima pelajar lainnya mengalami luka lecet di bagian dengkul kaki serta lengan. Beruntung, warga yang melihat peristiwa itu langsung membubarkan aksi tidak terpuji itu. Enam pelajar SMK PGRI Jatisari tersebut akhirnya diamankan warga. Sedangkan lawannya langsung lari menyelamatkan diri dari kejaran massa. "Tidak tahu apa penyebab tawurannya. Tiba-tiba pelajar SMK PGRI Jatisari yang berjumlah 6 orang, serta dari pelajar SMK PGRI Cikampek berjumlah kurang lebih 10 orang bentrok," ungkap saksi mata Yusuf (19), warga Bakanmaja kepada Radar Karawang di lokasi kejadian, Rabu (10/1).
Ia melanjutkan, keenam pelajar SMK PGRI Jatisari berhasil diamankan warga, dan langsung digiring ke Polsek Kotabaru. "Kalau pelajar SMK PGRI Cikampek mereka pada kabur, mereka bawa celurit," ujarnya.
Ditemui di Polsek Kotabaru, RF mengaku tidak diketahui apa pemicu serangan tersebut. Karena saat dirinya beserta teman sekolahnya pergi ke wilayah Cikampek untuk membeli kebutuhan sekolah untuk perbaikan nilai, tiba-tiba dihadang lalu diserang. "Kami tidak pernah ada dendam pribadi ataupun apa. Tiba-tiba, pas kami mau beli bola voli dan buku-buku paket sekolah untuk memperbaiki nilai ulangan, kami dikejar anak SMK Bayoer (sebutan untuk SMK PGRI Cikampek) sambil mereka ngacung-ngacungin celurit pas di depan sekolahan Al Ahliyah," ungkapnya.
Saat dikejar, kata RF, tangan kirinya terkena sabetan celurit. Sedangkan kelima temannya luka di bagian kaki dan lengan karena terjatuh dari motor. "Kami dikejar, pas mereka menyabet-nyabetkan cerulit kena tangan," katanya.
Kanit Reskrim Polsek Kotabaru Aiptu Ahmad S mengatakan, pihaknya masih mendalami motif dari peristiwa itu. Berdasarkan pengakuan para pelajar SMK PGRI Jatisari yang berhasil diamankan, kata Ahmad, pelajar dari SMK PGRI Cikampek tiba-tiba mengejar mereka. "Keenam pelajar yang berhasil kami amankan berinisial RF,F,W,A,R dan H. Sebelumnya mereka sudah ditangkap warga," ujarnya.
Ia melanjutkan, agar tidak terulang kembali, pihaknya memanggil para orang tua pelajar yang tertangkap. "Kini mereka diserahkan ke orang tuanya dengan membuat surat perjanjian. Sementara untuk para pelajar dari SMK PGRI Cikampek yang tidak kena, kami akan segera mendatangi sekolahannya," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template