Bank Emok Pengaruhi Surplus UPK - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bank Emok Pengaruhi Surplus UPK

Bank Emok Pengaruhi Surplus UPK

Written By Admin Raka on Kamis, 18 Januari 2018 | 17.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Singaperbangsa Kecamatan Cilamaya Kulon surplus Rp 300 jutaan dengan kolektabilitas tunggakan mencapai Rp 570 juta di tahun buku 2017. Hal itu terungkap saat penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) UPK di aula Kantor Kecamatan Selasa (16/1) kemarin.
Sekretaris UPK Singaperbangsa Cilamaya Kulon Nurhadi Saputra SE mengatakan pihaknya menggelar LPJ tahun buku 2017 dihadapan semua Kepala Desa dan Kelompok SPP.  Dalam pertanggungjawaban setahun terakhir,  Persentase pengembalian SPP masih stabil dengan nilai 98% dan tunggakan 2%. Namun, surplus, tahun ini senilai Rp 300 jutaan mengalami penurunan, penyebabnya sebut Nurhadi, akibat nasabah kebanyakan mendua pada bank emok sehingga sedikit banyaknya mempengaruhi simpan pinjam yang stabil tersebut.  "Penurunan surplus ini salah satu faktor utamanya karena nasabah kita banyak yang mendua dengan bank emok sehingga setoran tersendat," katanya.
Lebih jauh Nurhadi menambahkan, surplus tahunan  UPK tetap disepakati digunakan seperti tahun-tahun sebelumnya, seperti untuk penambahan modal, pengembangan usaha, dana sosial, doorprice dan pelatihan usaha. Karenanya, mewakili semua pengelola UPK, pihaknya menghaturkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga acara laporan akhir tahun UPK DAPM ini berjalan lancar,  banyak PR dan tantangan upk ke depan, selain bergerak di SPP tetapi harus bisa mengembangkan usaha lainnya yang dikembangkan ibu-ibu kelompok yang mana mereka menjadi motor penggeraknya. "Kita ingin menciptakan bentuk usaha d upk, nasabah kita yg menjalankannya, itu yang jadi harapan kedepannya," ungkapnya.
Plt Camat Cilamaya Kulon, Drs H Hamdani mengatakan, pihaknya apresiasi atas keberhasilan UPK Singaperbangsa dalam menyusun pertanggungjawaban, karena 98 persen stabil pengembaliannya. Dengan kepemilikan aset yang rapi dan masih bergulirnya simpan pinjam, membuktikan eksistensi UPK untuj membantu ekonomi masyarakat desa, meskipun sejak 3 tahun terakhir sudah tidak ada lagi bantuan program dari pemerintah pusat. "Semoga eksistensi ini terus berjalan optimal, UPK saya masihbpercaya bisa kelola keuangan ekonomi masyarakat," katanya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template