Akta Nikah Warga Non Muslim di Disdukcapil - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Akta Nikah Warga Non Muslim di Disdukcapil

Akta Nikah Warga Non Muslim di Disdukcapil

Written By Admin Raka on Rabu, 31 Januari 2018 | 17.30.00

KARAWANG, RAKA - Selain melayani pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) juga mengurus dokumen akta pernikahan dan akta perceraian warga non muslim.
Kasi Perkawinan Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Machmud mengatakan itu kepada Radar Karawang, Selasa (30/1). Dinasnya tidak hanya mengurus persoalan dokumen kependuduan seperti surat keterangan pengganti KTP atau Kartu Keluarga maupun akta kelahiran tetapi juga mengurus persoalan pernikahan dan perceraian menyangkut warga non muslim.
"Kita disini mengurus akta pernikahan dan akta perceraian bagi masyarakat Karawang beragama diluar Islam," papar Machmud diruang kerja. Machmud mengakui fungsi seksinya memang belum populer di kalangan masyarakat Karawang. Karena memang masih amat sedikit yang melakukan pelayanan di seksi itu. Apalagi inipun didukung masih sedikitnya masyarakat diluar agama Islam.
"Memang belum banyak yang mengetahui betul saat melakukan pengurusan dokumen akta pernikahan dan akta perceraian yang biasanya oleh orang muslim sendiri selalu di lakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) disetiap Kecamatan," ucap Machmud. Pelayanan itu, lanjut Machmud amat berbeda dengan agama di luar Islam, dokumennya pengurusnnya sendiri dilakukan di kantor Disdukcapil.
Masih dikatakan Machmud, seksinya memang melayani setiap hari pelayanan dokumen akta pernikahan dan perceraian. Sejauh ini memang jarang ada dalam satu tahun saja paling banyak hanya  200 pasangan yang menikah dan kurang dari 100 yang bercerai," paparnya.
Lanjut Macmud, masyarakat Karawang yang berada di wilayah kerjanya dihimbau untuk dapat siap dalam memperbaiki data yang penting terutama surat-surat yang perlu di kumplitkan baik akta pernikahan maupun akta perceraian. "Bagi yang akan mengajukan pembuatan akta pernikahan, harus berdomisilikan Karawang minimnya perempuannya atau sebaliknya," paparnya.
Sejauh ini kata Machmud, masyarakat di karawang sendiri mayoritas muslim, sehingga dalam pengajuan pengurusan data yang ada di capil sendiri sangat minim untuk masalah pernikahan dan perceraian yang ada di luar agama Islam. "Agama yang ada sejauh ini yang telah membuat surat Kristen Khatolik dan kristen protestan, Budha, Hindu, dan kongwucu," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template