62 Ribu Warga Belum Perekaman KTP - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 62 Ribu Warga Belum Perekaman KTP

62 Ribu Warga Belum Perekaman KTP

Written By Admin Raka on Rabu, 24 Januari 2018 | 16.30.00

KARAWANG, RAKA - Dari total 121.000 wajib KTP elekronik pada pertengahan November 2017 lalu yang harus melakukan perekaman, ternyata sampai akhir Desember 2017 lalu baru terealisasi 62.000 wajib KTP.
Kabid Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lilis Jayasutisna kepada Radar Karawang Senin (23/1) ditanya soal itu mengatakan pencapaian angka 62.000 itu merupakan upaya maksimal yang sudah dilakukan dinasnya. Baik melalui gebyar Paten maupun Sambang Desa. Hanya saja belum mampu mendongkrak hingga mencapai 70 persennya dari target 121.000 warga yang belum perekaman KTP elektronik.
"Jumlah perekam saat ini sudah terbilang maksimal dengan adanya program Sambang Desa salah satunya. Selain itu kita terus menggenjot masyarakat untuk tetap mau perekaman baik di kecamatan maupun langsung ke dinas," papar Lilis.
Kata Lilis, Dengan adanya Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Karawang, hal itu bisa disinergikan dengan Disdukcapil, agar data yang dimiliki penduduk bisa lebih baik lagi. Tinggal bagaimana peran masyarakat dan pemerintahan desa terus mendorong agar data yang diberikan dapat diinformasikan kepada petugas.  "Adanya pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) oleh petugas PPDP itu sangat bagus agar mengetahui data ril di lapangan," ucap Lilis.
Ditambahkan Lilis, terkadang masih ada warga yang keluarganya sudah meninggal namun data kependudukannya belum dilakukan perubahan. Hal-hal seperti itu yang membuat data tidak ril. Demikian masyarakat pemegang kartu keluarga yang nomor induk kartu kependudukan dan kartu keluarganya belum berbeda dan belum dibenarkan, itupun harus dibenarkan terlebih dahulu. "Pemilih yang terdata pasti sudah melakukan perekaman dan data pemilih itu terpusat di Kementerian Dalam Negeri (kemendagri)," ujarnya.
Masih di katakan Lilis, pihaknya berharap dengan adanya petugas PPDP yang terjun ke masyarakat langsung untuk melakukan pencocokan data kependudukan bisa bersinergis agar hasil yang diperoleh bisa berguna. "Semoga dengan adanya petugas PPDP di KPU, bisa memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya kartu tanda penduduk dan dokumen kependudukan lainnya," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template