39 Orang Keracunan Tape Ketan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 39 Orang Keracunan Tape Ketan

39 Orang Keracunan Tape Ketan

Written By Admin Raka on Selasa, 02 Januari 2018 | 11.00.00

1 Orang Meninggal Dunia

PURWAKARTA,RAKA - Diduga akibat mengkonsumsi makanan tape ketan hitam, puluhan warga di Kecamatan Bojong dan Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, mengalami keracunan. Tape ketan yang mereka konsumsi berasal dari pedagang keliling yang biasa berjualan di wilayah tersebut dengan harga Rp 35 ribu perkilogram. Namun, setelah memakan tape itu, warga kemudian mulai mengalami pusing, mual, dan diare sehingga terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit.
Saat ini, total ada sekitar 38 orang yang mengalami keracunan diantaranya, warga Kecamatan Bojong 34 orang dan Kecamatan Darangdan 4 orang. Bahkan, akibat peristiwa keracunan itu, satu orang bernama Roni Sutisna (60) warga Kampung Bunisari, Desa Bojong Barat, Kecamatan Bojong dikabarkan meninggal dunia di RSUD Bayu Asih sekitar pukul 18,30. WIB, Minggu (31/12). "Data terbaru yang kita terima ada 34 orang yang keracunan yaitu Warga Desa Pangkalan 4 orang, Desa Bojong Barat 6 orang, Desa Sukamanah 17 orang, dan Desa Cipeundey 7 orang,'' kata Camat Bojong Wawan Darmawan, Senin (1/1).
Wawan mengatakan, saat ini pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh kepala desa, agar melakukan penyisiran ke setiap rumah warga untuk mamastikan tidak ada korban susulan. "Jika masih ada warga yang mengalami keracunan sesegera mungkin kita bawa untuk mendapatkan penanganan medis," katanya.
Dihubungi terpisah, Camat Darangdan Ade Suparman, membenarkan adanya 4 warga yang tengah dirawat di puskesmas. "Iya ada empat orang merupakan warga Desa Neglasari yaitu Hj Uun (60), Neysa(8), Rismawati (20), dan Ayi (29) semuanya kini berada di Puskemas Darangdan," singkat Ade.
Sementara salah satu korban keracunan Hj Nurhayati (46), warga asal Kampung Rancasuni, RT 01/01, Desa Sukamanah, Kecamatan Bojong mengatakan, tape ketan hitam itu ia beli dari penjual yang sudah biasa berjualan di kampungnya. Pedagang itu, kata ia, berasal dari kota Cilin, Bandung Barat dan sudah menjadi langganan warga Desa Sukamanah sejak lama. "Rasa tapenya sedikit berbeda dari biasanya, ada rasa kesat dilidah sewaktu dimakan, selang beberapa jam tiba-tiba perut saya sakit dan mual bahkan sempat muntah-muntah juga," ungkap Hj Nurhayati, saat ditemui di salah satu ruang rawat inap Puskesmas Darangdan. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template