14 Hari Pelaku Pengeroyokan Belum Ditangkap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 14 Hari Pelaku Pengeroyokan Belum Ditangkap

14 Hari Pelaku Pengeroyokan Belum Ditangkap

Written By Angga Praditya on Rabu, 17 Januari 2018 | 13.15.00

PURWAKARTA,RAKA - Satu keluarga menjadi korban pemukulan sekelompok pemuda hingga babak belur di Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta. Peristiwa yang terjadi 31 Desember 2018 lalu tepatnya pada malam pergantian tahun 2017-2018 itu sudah dilaporkan polisi, namun hingga kini para pelaku pemukulan belum ditangkap.
Kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya terhadap peran dan fungsi kepolisian. Terutama Kepolisian Sektor (Polsek) Darangdan, yang menerima pelaporan korban kasus pengeroyokan satu keluarga tersebut. Mereka berharap banyak terhadap salah satu lembaga penegak hukum itu, tapi hingga kini penangan kasusnya tidak jelas. "Sudah lebih 14 hari pascakejadian pengeroyokan itu, pelaku belum ada yang diamankan polisi. Tidak tahu kenapa?" keluh Endih (72), salah satu korban pengeroyokan, Selasa (16/1).
Selain Endih, korban pengeroyokan lainnya adalah dua anaknya Wira Pranata (30) dan Saepuloh (32). Kondisi mereka saat ini sudah membaik. Luka lebam di beberapa bagian tubuh mereka, terutama bagian muka dan kepala sudah berasur pulih. Bola mata kiri Saepuloh yang sebelumnya luka dan menyucurkan darah segar sudah hampir sembuh.
Ketiga korban dikeroyok sekelompok pemuda yang tetangga desanya. Mereka menyerang datang ke desa korban karena sebelumnya terlibat cekcok. Para pelaku datang membawa massa dan langsung mengeroyok korban yang saat itu tengah menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di salah satu pondok pesantren di Desa Mekarsari, beberapa waktu lalu. "Para pelaku datang lebih dari 10 orang mengendarai sepeda motor. Sasaran mereka adalah anak saya Wira, saat itu anak saya tengah dipukuli, dan saya bersama Saepuloh kakak Wira, berniat melerai. Tapi malah jadi korban. Kami bertiga dipukuli hingga babak belur," ujar Endih.
Setelah puas, para pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban yang merupakan bapak dan anak itu tersungkur di bahu jalan desa dengan tubuh penuh luka lebam. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa ketiga korban pengeroyokan ke klinik dan langsung mendatangi Polsek Darangdan untuk membuat laporan.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Darangdan AKP Apep Kardan membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengaku sudah menerima laporan korban dan sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Menurutnya, dalam kasus ini polisi juga sudah menetapkan tersangka terhadap pelaku. Namun demikian, para pelaku sengaja belum ditangkap karena dianggap kopratif. "Kami masih menyelidiki kasusnya. Ya, memang belum ada yang ditangkap untuk para pelaku, karena mereka cukup kopratif," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan selulernya.
Langkah Polsek Darangdan yang belum menangkap para pelaku, menuai protes keras. Apalagi kelompok yang terlibat pemukulan itu terkenal sering berbuat ulah, lantaran mengklaim dirinya anggota LSM dan kebal hukum. Saat ini masyarakat berencana akan mengadu ke DPRD Purwakarta dan Ombusman lantaran menganggap jika kasus pemukulan satu keluarga ini ditidak ditindaklanjuti oleh polisi. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template