Waspadai Penyakit di Musim Hujan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Waspadai Penyakit di Musim Hujan

Waspadai Penyakit di Musim Hujan

Written By Admin Raka on Minggu, 24 Desember 2017 | 16.00.00

PURWAKARTA,RAKA- Memasuki musim hujan, masyarakat diminta untuk menjaga kondisi tubuh dan kebersihan lingkungna. Pasalnya, saat ini rentan terjadi serangan penyakit.
Kepala Unit Pembantu Tugas Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Purwakarta, dr. Ano Nugraha mengatakan, yang paling banyak menimpa pasien yang datang ke puskesmas saat musim hujan tiba ialah penyakit ISPA (Infeksi saluran pernafasan atas), hipertensi, gangguan lambung (Disfefsi) dan demam berdarah(DBD). "Paling banyak, tiga penyakit itu. Walaupun setiap bulan biasanya yang paling banyak tiga penyakit itu tapi selama musim hujan frekuensinya bisa lebih," ungkap Ano, kepada Radar Karawang, Jumat (22/12).
Dia juga mengatakan, kalau untuk musim kemarau diare yang paling banyak. "Kita juga antisipasi masalah demam berdarah yang kadang-kadang merebak saat musim hujan yang rentan muncul yaitu DBD. Tetep kita mengimbau tempat penampungan air, minimal menguras, menutup tempat air dan mengubur barang bekas, ada juga tambahannya ikanisasi atau tiap bak dikasih ikan, abatisasi atau setiap bak dikasih obat pencegah DBD," jelasnya.
Dia juga menyarankan, untuk menutup rapat bak tempat penampungan air sehingga tidak ada nyamuk yang bertelur. "Kalau sekarang lagi musim kejadian luar biasa difteri, kalau yang batuk pilek juga kita lihat ada yang mengarah difteri atau tidak. Dengan gejala yang ada muncul selaput putih di tenggorakan biasanya kita melakukan uji lab, kalau positif kita rujuk ke rumah sakit, kalau tidak ada kita obati dengan pengobatan yang sesuai gejala sakitnya," papar Ano.
Dirinya juga menjelaskan, fase untuk pencegahan difteri dengan turun ke masyarakat khususnya ke posyandu, atau kalau nanti sesudah pelajar masuk sekolah melakukan pencegahan ke sekolah-sekolah. "Silahkan yang punya anak di bawah umur 19 tahun silahkan ikut pencegahan difteri melalui imunisasi masal di posyandu. Sebutannya ORI (Outbreak Response Imunitation) atau KLB, peningkatan status penyakit," paparnya.
Dirinya juga menyarankan untuk rutin ikut imunisasi sebanyak tiga kali. "Tiga kali suntikan, sekarang kemudian nanti selang satu bulan untuk suntikan kedua, dan selang 6 bulan setelah yang kedua," pungkasnya.(cr2)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template