Warga Wanajaya Belajar Pelihara Lele - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Wanajaya Belajar Pelihara Lele

Warga Wanajaya Belajar Pelihara Lele

Written By Angga Praditya on Kamis, 07 Desember 2017 | 18.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Tekanan ekonomi terkadang memaksa seseorang untuk melakukan berbagai terobosan guna menyiasatinya. Tanpa terkecuali warga Kampung Pasirmukti, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat. Mereka ramai-ramai memanfaatkan halaman rumahnya untuk kolam ikan lele disamping apotek hidup.
Seperti dilakukan Deni (29) warga Kampung Pasirmukti, Desa Wanajaya ini. Dia memanfaatkan bagian samping rumahnya menjadi kolam ikan lele. "Saya sengaja manfaatkan lahan sempit yang orangtua saya miliki untuk dijadikan tempat budi daya ikan lele. Saya melakukannya dibantu sejumlah teman yang berpikiran sama untuk mengembangkan budidaya lele di kampung kami," ucapnya. 
Sejauh ini, terang Deni, untuk budidaya ikan lele tidak terlalu membutuhkan anggaran yang besar. Modalnya cuma kemauan keras karena sebuah tekad, jangankan budidaya ikan yang membutuhkan kesabaran usaha apapun tidak akan berhasil. "Kami selalu berdiskusi dan mempelajari apa maunya ikan lele. Termasuk gejala-gejala alam yang memungkinkan gagal ternak, itu juga kami bahas. Dan itu menjadi bentuk kesabaran kami untuk memulai budidaya lele," ungkap Deni.
Sampai saat ini, ungkap Deni, rencana pengembangan budidaya lele itu terus dilakukan. Alat dan bahan yang digunakan juga tidak bersifat tetap, cukup menggunakan terpal dan bahan-bahan tidak terpakai lainnya yang gampang diddapatkan. "Budidaya lele dengan penggunaan kolam terpal semacam ini sangat cocok buat wilayah yang memiliki tempat sempit, apalagi yang hidup didaerah padat orang-orang berkeliaran," ucap Deni.
Metode seperti ini ternyata tidak hanya untuk yang berkemampuan terbatas (tempat dan uang). Dalam upaya meningkatkan hasil panen produksi dan untuk meminimalisir risiko gagal atau kematian benih. "Budidaya ikan dengan menggunakan terpal ini menggunakan alat pembantu aerator sebagai pembantu sirkulasi air. Sehingga ikan tetap bergerak dan memicu pertumbuhan ikan," terangnya.
Budidaya ikan lele di tempat yang sempit memanfaatkan penggunaan media berupa kolam terpal, selain harganya yang terjangkau, kolam seperti ini juga mudah dalam pembuatannya. Ukuran pembuatan kolam yang digunakan tergolong kecil. Kolam yang digunakan untuk pembesaran dan perkawinan benih lele ukurannya relatif sama, yaitu kurang lebih 4 x 2 meter, 2 x 4 meter, 3 x 4 meter, sesuai tempat atau lahan yang dimiliki.
Tetapi khusus untuk indukan yang mempunyai ukuran sedikit besar, disarankan kolam perkawinan mempunyai ukuran minimum 3 x 2 meter. "Mudah-mudahan usaha bersama ini bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah agar bisa membantu warga supaya terangsang menjadi pelaku usaha mikro yang bisa dijadikan sarana usaha dan meminimalisir pengangguran di pedesaan," pungkasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template