Warga Pasir Jengkol Resah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Pasir Jengkol Resah

Warga Pasir Jengkol Resah

Written By Admin Raka on Kamis, 14 Desember 2017 | 16.00.00

Satu Orang Positif Difteri 

MAJALAYA, RAKA - Korban penyakit difteri terus merambah wilayah Karawang. Akibatnya masyarakat merasa ketakutan dengan terus banyaknya warga yang terjangkit penyakit tersebut. Salah satu yang terjangkit penyakit tersebut adalah warga Pasir Jengkol, Kecamatan Majalaya, saat ini korban sudah dilarikan ke RSUD Karawang.
Kepala Desa Pasir Jengkol, Inda Suhenda mengatakan, bahwa kebaradaan di pelosok perkampungan ternyata tetap saja bisa terserang penyakit yang berbahaya dan bisa menyebaklan kematian. Padahal kata dia, kehidupan di perkampungan tidak bebas seperti di perkotaan. "Padahal hidup di kampung tapi tetap saja kena terinfeksi penyakit difteri," katanya.
Dirinya juga tidak menerangkan, salah satu warganya yang terinfeksi positif difteri. Sebab ditakutkan ketika dalam pengobatan nanti sejumlah siswa dan kerabat temannya tidak ingin berteman akibat penyakit yang mudah menular itu. "Yang jelas disini sudah ada satu orang positif difteri dan sudah dibawa ke rumah sakit umum daerah dalam penangan," akunya.
Dirinya sempat merasa kaget dengan penemuan salah satu warganya yang terjangkit penyakit berbahaya tersebut. Maka dari itu, dirinya meminta kepada masyarakat untuk bisa lebih menjaga diri dan menjaga lingkungan untuk tetap bersih sehingga tidak mudah terkena penyakit difteri. Sebab, menurutnya penyakit tersebut mudah menular ke siapa saja yang melakukan komunikasi dengan korban. "Entah dari mana datangnya penyakit itu yang jelas saat ini semua masyarkat di Desa Pasir Jengkol lagi waspada," akunya.
Tidak hanya itu, bahkan kata dia, setelah terdeteksi positif difteri dirinya meminta kepada petugas kesehatan untuk segera melakukan pemberian vaksin dan imunisasi difteri agar penyebarannya tidak meluas kepada masyarakat lainnya. "Jumlah penduduk disini lebi dari 6 ribu jiwa, makanya kita harus lebih wasapda ketika ada yang terinfeksi," ungkapnya.
Sementara Pegawai Desa Pasir Jengkol, Rohman juga meminta selain masyarakat petugas pelayanan baik kesehatan maupun pemerintah juga mesti segera diberikan imunisai atau vaksin. Jangan sampai penyakit tersebut menyerang tenaga kerja lainnya. "Penyakit ini lebih berbahaya karena selain mudah menular, penyebarannya juga tidak mengenal usia, siapa saja bisa tertular," jelasnya.
Sementara salah satu masyarakat di Desa Pasir jengkol, Enin (34) pemilik warung dekat kantor desa mengaku setelah mendegar kabar salah satu warganya yang terinfeksi difteri. Perasaan takut serta gelisah selalu menghantuinya. "Iya ada yang kena penyakit bahaya itu, sudah dibawa katanya, tapi tetap saja takut terinfeksi," akunya.(yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template