Warga Cemas Pohon Tumbang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Cemas Pohon Tumbang

Warga Cemas Pohon Tumbang

Written By Admin Raka on Selasa, 12 Desember 2017 | 17.30.00

Pohon di Jalan Desa Sukaluyu Akhirnya Dipangkas

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Warga Dusun Kalipandan, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur gotong royong melakukan pemangkasan pohon-pohon rawan tumbang di wilayahnya. Mereka tidak mau peristiwa pohon tumbang tidak jauh dari Kelurahan Karangpawitan, beberapa waktu lalu, yang menimpa sebuah mobil dan menghancurkan warung terulang di desanya. Apalagi saat ini musim angin kencang dan berpotensi membuat pohon tumbang.
"Sudah hampir satu bulan ini angin kencang melanda wilayah Desa Sukaluyu. Angin ini berpotensi mematahkan dahan dan menumbang pohon sementara di sekitar desa kami pohonnya rata-rata tinggi dan lebat. Untuk mengantisipasi terjadinya korban atas instruksi kades kami melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon rawan tumbang," ucap Yani (35) aparatur Desa Sukaluyu kepada Radar Karawang, Senin. (11/12).
Yani juga mendengar peristiwa pohon Flamboyan tumbang terjadi pekan lalu tidak jauh dari kantor Kelurahan Karangpawitan. Pohon itu menimpa mobil dan warung di sekitarnya. Sementara untuk meminta dinas melakukan pemangkasan terlalu lama, makanya pemerintah desa dan warga berinisiatif melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon rawan tumbang di jalan utama desa tersebut.  "Pohon yang tumbuh disini kebanyakan jenis akasia dan batrawali," ucap Yani.
Senada itu, Bondan (33) Warga Desa Sukaluyu mengatakan sebelum dilakukan pemangkasan sebelumnya warga merasa khawatir menyaksikan pohon-pohon besar disepanjang jalan utama desa. Apalagi kalau lagi hujan disertai angin kencang pohon-pohon itu seperti mau tumbang. Menyadari kondisi begitu warga menjadi takut kalau-kalau begitu melintas pohon itu tumbang atau ada dahan yang patah dan menimpah warga.
Sementara sebagian pohon lagi memang masih dalam masa pertumbuhan. Warga khawatir cepatnya pertumbuhan pohon tersebut akan membuat warga lengah sehingga tidak memantau pertumbuhan pohon kalau keberadaannya sudah membahayakan. Warga khawatir kalau dibiarkan pohon terus membesar, dahan atas kena tiang listrik dan kabel, makanya warga pun inisiatif melakukan pemangkasan. "Ada sekitar 16 pohon yang kami pangkas dan sebagian jenis pohon akasia," tegas Bondan.
Sedang Tiyas (30) juga warga Desa Sukaluyu pemilik warga di pinggir jalan desa itu mengaku lega setelah warga melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang berada disepanjang jalan utama desa. Dia khawatir peristiwa sama pohon tumbang di Kelurahan Karangpawitan yang menghancurkan warung terjadi juga pada warungnya. Apalagi warungnyapun tepat dibawah pohon. "Nasib apes bisa saja terjadi, pohon disamping warung saya tumbang dan menimpah warung saya. Makanya saya merasa lega setelah warga memangkas pohon itu," ucap Tiyas. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template