Wanita Seksi Terjaring Operasi Pekat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Wanita Seksi Terjaring Operasi Pekat

Wanita Seksi Terjaring Operasi Pekat

Written By Admin Raka on Sabtu, 30 Desember 2017 | 11.00.00

Puluhan Botol Miras Diamankan

PURWAKARTA,RAKA- Puluhan botol minuman keras (miras) didapatkan dalam operasi jelang perayaan tahun baru 2018 yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purwakarta bekerja sama dengan Muspika Kecamatan Kota. Minuman ini didapat di sejumlah tempat hiburan di wilayah Purwakarta, Kamis (29/12) malam. Tak hanya itu, puluhan pria hidung belang dan belasan wanita seksi tanpa memliki kartu tanda pengenal juga turut digelandang petugas gabungan.
"Dalam operasi pekat ini, kita berhasil mengamankan 13 wanita disejumlah tempat hiburan serta puluhan miras di warung dan kios," ungkap Camat Kota Purwakarta, Yudi Heriana Jumat (29/12).
Setelah ditangkap dan diamankan di kantor kecamatan, kemudian belasan perempuan yang diduga telah melakukan tindak asusila itu kemudian di data oleh petugas. Camat Yudi mengatakan, kegiatan operasi penyakit masyarakat ini sengaja digelar untuk memastikan perayaan tahun baru berjalan aman dan kondusif. "Melalui kegiatan cipta kondisi ini, diharapkan pekat semakin berkurang," ujarnya.
Sementara, Kabid Trantibum Satpol PP Purwakarta Beny Primiadi, mengatakan, operasi penyakit masyarakat (Pekat) dan yustisi ini gelar secara cepat, terlebih lagi razia pekat dan yustisi tersebut merupakan razia gabungan bersama dengan Satpol PP Provinsi, yang pemberitahuannya mendadak. "Kita diberitahunya sangat mendadak untuk memback up razia pekat dari Satpol PP Provinsi, kemudian juga meminta bantuan kepada pihak unsur Muspika Kota karena razianya diseputaran kota," ujar Beny.
Beny merinci, dari hasil razia pekat dan yustisi tersebut, sedikitnya puluhan botol miras dan warga yang tidak membawa KTP berhasil diamankan. "Untuk minuman keras berbagai jenis merek yang berhasil diamankan sebanyak 96 botol, sedangkan untuk warga yang tidak memiliki kartu identitas untuk wanita sebanyak 13 dan pria 21 orang," bebernya.
Lebih jauh Beny mengatakan, wanita yang terjaring dalam operasi tersebut, lantaran mereka tidak membawa kartu pengenal."Setelah para keluarganya datang dengan membawa kartu pengenal, wanita-wanita dan pria yang terjaring dipersilahkan pulang kembali," pungkasnya (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template