Wajib Buat KK Baru, Jika NIK KTP dan KK tak Sama - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Wajib Buat KK Baru, Jika NIK KTP dan KK tak Sama

Wajib Buat KK Baru, Jika NIK KTP dan KK tak Sama

Written By Admin Raka on Kamis, 28 Desember 2017 | 16.30.00

KLARI, RAKA - Menjelang tahun baru sejumlah warga yang ada di wilayah Kecamatan Klari berbondong-bondong mendatangi kantor Kecamatan Klari untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Kependudukan Elektronik (KTP-EL). Meski demikian warga diingatkan agar menyocokan NIK KTP dengan NIK kartu keluarga (KK) agar tidak menjadi permasalahn dikemudian hari.
Kasi Kependudukan Kecamatan Klari, Soni Lutfirah mengatakan, menjelang pemilihan gubernur nanti sejumlah masyarakat diminta untuk bisa segera melakukan perekaman KTP yang sudah disediakan di kantor kecamatan. Jangan sampai kata dia, ketika segala fasilitas pereklaman yang sudah tersedia di kecamatan tidak dimanfaatkan sebaik mungkin. "Mumpung masih bisa perekaman di kecamatan, jadi tidak perlu ke catpil, yang di luar kecamatan aja pada kesini," akunya.
Dari surat undangan perekaman sebanyak 6.400 undangan untuk di Kecamatan Klari sendiri sudah ada sekitar seribu warga yang sudah melakukan perekaman baik dari perekaman yang dilakukan di kantor kecamatan maupun perekaman yang dilakukan keliling desa. "Baru satu ribuan sisanya masih banyak, kalau disesuaikan sama jumlah undangan," ungkapnya.
Dia menyampaikan, memang banyak mengalami kendala pencatatan dari dinas catatan sipil. Sebab, masih banyak kata dia, masyarakat yang mendapatkan undangan perekaman tetepi padahal sudah memiliki KTP-El. "Ada banyak yang sudah punya KTP elektronik, tapi masih mendapatkan undangan," jelasnya.
Kejadian tersebut disebabkan oleh ketidaksamaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Keluaraga (KK) dengan Kartu Tanda Kependudukan (KTP). Sebab, jika dari kedua katu tersebut ditemukan nomor NIK yang berbeda sampai kapanpun akan terus mendapatkan undangan. Untuk menghindarinya, masyarakat harus membuat kemabli kartu KK yang disesuaikan dengan nomor NIK dari KTP-EL. "Mau nggak mau kalau nomor NIK berbeda dengan KTP harus buat KK baru," tuturnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan dari balnko yang dibagikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DIsdukcatpil) melalui kecamatan sejak tahun 2016 lalu, ada sebanyak 2.500 blanko yang sudah didistribusikan pada bulan Oktober kemarin. Sedangkan untuk blanko di tahun 2017 belum ada  pengiriman dari DIsdukcatpil sendiri, sehinggai warga terpaksa harus memiliki KTP sementara yang disebut surat keterangan (Suket) dari Disdukcatpil. "Untuk tahun 2017, belum ada cetak blangko," tuturnya.
Sementara salah satu warga Desa Cimahi, Nuraeni mengatakan, bahwa dirinya baru pertamkiali mendapatkan surat undangan perekaman KTP-EL yang dibagikan dari desa. Dalam keterangan pegawai desa agar warga yang menerima surat undangan segera melaukan perekeman. "Iya soalnya udah mendapatkan undangan perekaman dari desa," akunya.(yna)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template