Wacana Pasar Talagasari 2 Lantai Melebar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Wacana Pasar Talagasari 2 Lantai Melebar

Wacana Pasar Talagasari 2 Lantai Melebar

Written By Admin Raka on Kamis, 21 Desember 2017 | 14.00.00

Karangtaruna Semangati Pemerintah Desa

TELAGASARI, RAKA - Wacana Pasar Talagasari, di Desa Talagasari, Kecamatan Telagasari dibangun dua lantai semakin melebar. Setelah pernyataan Sekdes Talagasari Ono Rustono kalau pemerintah desanya siap mengucurkan Rp 500 juta dari Rp 2 miliar dana yang dibuthkan mendapat sambutan antusias. Kemarin (20/12) melalui karangtaruna setempat giliran kalangan muda di desa itu menyatakan optimismenya pasar modern Talagasari terbangun.
"Revitalisasi Pasar Talagasari perlu dilakukan. Selain untuk menata pedagang supaya lebih tertib saat ini kondisi lalulintas di depan pasar semakin semerawut disamping kondisi pasar sendiri sudah tidak representatif," ucap Ketua Karangtaruna Desa Talagasari Angga S.Kom. Dia sependapat sudah saatnya pasar di desanya itu dilakukan penataan ulang. 
Menurut dia, pasar yang menjadi aset desa tersebut memang harus secepatnya dievaluasi agar lebih rapi dan tertib. Apalagi sekarang ini jumlah pedagangnyapun terus bertambah bahkan sudah mendekati overload. Sementara Tegalasari merupakan pasar strategis yang dikunjungi desa-desa tetangga desa. "Tinggal kedepannya harus bisa disortir lagi antar blok. Harus dipisahkan mana lapak untuk jenis dagangan basah dan mana untuk yang kering. Sehingga tidak kotor dan jorok," tegas Angga.
Angga juga menambahkan, mengatasj kesemerawutan dilingkungan pasar tersebut, kedepan dia sarankan penggelolaan parkir bisa lebih ditertibkan agar bisa terorganisir disatu titik, termasuk pedagang kaki lima supaya bisa dirapikan dan tidak menyentu badan jalan sehingga mengganggu arus lalulintas. "Penataan perparkiran juga perlu. Selama ini perparkiran yang tersebar di sejumlah titik dipinggir jalan jadi penyebab macetnya lalulintas. Kedepannya ini perlu dirapikan dan tidak ada kendaraan yang diparkirnya mencar-mencar sehingga kondisi lalulintas bisa terpantau," tambahnya.
Masih dikatakan Angga selama ini parkiran pasar memakan bahu jalan dan itu yang jadi biang kemacetan disamping lampu merahnya tidak pernah aktif. Termasuk sambungnya,  pedagang kaki limanya supaya bisa ditertibkan dari bahu jalan. Untuk itu, tegas Angga karangtaruna akan mengkonsultasikan perihal itu kepada aparatur Desa Talagasari terutama yang berkaitan dengan pengelolaan pasar itu.
Sebelumnya Sekdes Talagasari Ono Rustono terkait rencana pemerintah desanya membangunan pasar dua lantai paska kunjungan kerjanya ke Pasar Desa Modern WOro-WOro Dowo di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, yang sukses menyulap pasat tradisional itu menjadi pasar modern, mengatakan untuk Rp 500 juta saja pihak desa masih bisa menghandel lewat dana desa. Namun yang dibutuhkan itu sekitar Rp 2 miliar karenanya butuh investor untuk bisa diajak kerjasama.
Dukungan senada juga diungkapkan Pendamping Desa Kecamatan Telagasari yang ikut bersama rombongan, Asep Hadian Yunus. Dikabupaten Malang itu terdapat 28 pasar, tiga diantaranya bekerjasama dengan pihak ketiga. Status Pasar Woro-Woro Dowo atau Lapangan Panjang ini khusus dikelola pemerintah dan mendapatkan bantuan dari Kementrian Perdagangan untuk bantuan revitalisasi pasar. 
Hasilnya memang cukup baik,  karena didalam pasar tersedia tempat khusus untuk menyusui anak, dan disediakan troly untuk membawa belanjaan. Soal retribusi juga sambung Asep, di pasar itu dikenakan retribusi sebesar Rp 4.000/pedagang, tempat penjualan sesuai kelasnya dikenakan distribusi mulai dari Rp 500 per meter per hari dan distribusi jualannya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template