Truk Limbah Bikin Geger Cibuaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Truk Limbah Bikin Geger Cibuaya

Truk Limbah Bikin Geger Cibuaya

Written By Angga Praditya on Selasa, 05 Desember 2017 | 12.30.00

CIBUAYA, RAKA - Warga Dusun IV Cibuaya, Desa/Kecamatan Cibuaya, sempat dibuat geger dengan adanya salah seorang warga yang disebut-sebut hendak membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di wilayah tersebut.
Limbah cat itu dibawa oleh sopir truk dari Kawasan Jababeka 1 Cikarang yang rencananya akan dibawa ke Klari. Menurut keterangan sopir kendaraan tersebut, H Bukhori, warga Desa Pejaten, Kecamatan Cibuaya, dirinya sudah biasa membawa limbah. Menurutnya, limbah cat tersebut bukan untuk dibuang di kawasan perkampungan, namun dalam keadaan transit sebelum dikirim ke Klari. "Saya bukan mau buang limbah, kebetulan perusahaannya libur 3 hari, jadi kita bawa dulu ke sini," katanya kepada Radar Karawang di Dusun Cibuaya IV Kampung Kobakdawa, Senin (4/12) siang.
Namun, sebelum mobil pengangkut limbah akan berangkat lagi, akibat beban berat yang dibawa, mobil pembawa limbah tersebut terjebak lumpur. Dengan keadaan terjebak, Bukhori terpaksa menurunkan sebagian limbah agar beban yang dibawa mobilnya tidak terlalu berat. Lain halnya dengan keterangan Kepala Desa Cibuaya H Ita saat dihubungi melalui telepon seluler, dirinya mendapatkan laporan dari masyarakatnya yang merasa khawatir lingkungannya dicemari dengan limbah tersebut. Karena limbah berupa gel dan mempunyai tekstur seperti tanah liat itu dinilai warga mengganggu pencemaran udara dengan baunya. "Menurut keterangan warga yang melapor, mobil yang sudah dua hari terparkir di lingkungan warga tersebut mengeluarkan bau, saat hendak berangkat, mobilnya terjebak lumpur dan ketahuan muatannya itu berisi limbah," ujarnya.
Berdasarkan laporan dari warganya, yang bersangkutan seringkali membawa limbah ke lokasi pemukiman penduduk. Limbah yang berupa pasir dan diduga limbah batu bara tersebut dianggap tidak masalah. Namun dengan adanya limbah cat dinilai sangat mengganggu warga karena baunya. "Kalau limbah sebelumnya tidak masalah, yang menjadi masalah limbah saat ini yang menghasilkan bau," terangnya.
Kades Cibuaya menilai, Bukhori keukeuh dan tidak mau mengaku salah, padahal sudah jelas limbah yang dibawanya diprotes oleh warga karena bau. Bahkan, lanjut kades, dirinya sempat beradu mulut karena yang bersangkutan tetap keukeuh tidak mau menerima.
Kapolsek Cibuaya Iptu Memet Suparta membenarkan adanya percobaan masyarakat yang membuang limbah di Dusun Cibuaya IV. Diakuinya, pihaknya telah menugaskan anggotanya untuk mengecek langsung ke lokasi yang dimaksud. Namun, sampai saat ini dirinya belum mendapatkan laporan secara tertulis dari anggotanya. "Memang benar kita sudah turunkan anggota kita (Muhammad Syafi'i), dia yang turun ke lapangan, namun belum ada laporan kepada saya," tuturnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template