Tingkatkan Ketahanan Keluarga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tingkatkan Ketahanan Keluarga

Tingkatkan Ketahanan Keluarga

Written By Admin Raka on Jumat, 22 Desember 2017 | 18.30.00

TEGALWARU, RAKA - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat, menyelenggarakan sosialisasi Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Kegiatan dilaksanakan di Kampung Keluarga Berencana Berkarya di Dusun Pasircili, Desa Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru.
"Kegiatan sosialisasi lebih ditingkatkan sebagai pembekalan kepada masyarakat agar dapat memahami program kependudukan dan pembangunan keluarga serta keluarga berencana agar meningkatkan kualitas dan kuantitas kehidupan berkeluarga," ucap Pinta Nauli dari BKKBN Perwakilan Provinsi Jawabarat Kepada Radar Karawang, Kamis. (21/12).
Menurut dia, program pembangunan keluarga oleh BKKBN Provinsi Jawa Barat tergolong dalam dua subprogram yaitu sub peningkatan ketahanan keluarga melalui kegiatan pembinaan keluarga balita, keluarga remaja, keluarga lansia dan pembinaan para remaja. "Program pembangunan keluarga mengacu pada dua subprogram,  subprogram ketahanan keluarga dan subprogram kesejahteraan keluarga melalui program pemberdayaan ekonomi keluarga yang sasarannya adalah keluarga miskin," ujarnya.
Senada itu, Kepala Bidang Advokasi DPPKB Kabupaten Karawang Drs. Slamet Mulyana membenarkan dalam sosialisasi itu, dirinya berharap peserta dapat memahami program kependudukan sehingga memiliki dasar pemikiran untuk menyampaikannya di masyarakat. "Disini kita memberi pembekalan agar target program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga bisa tercapai. Misi program ini (KKBPK) adalah melakukan pembangunan keluarga dengan ekonomi produktif dan pelaksanaan fungsi keluarga," ucapnya.
Sementara PLt TU UPTD PPKB Kecamatan Tegalwaru Aji Sudar. S. menyampaikan untuk menjadi keluarga yang berkualitas, keluarga Indonesia harus mengikuti program Keluarga Berencana (KB) yang sudah dicanangkan pemerintah. Pasalnya ledakan pertumbuhan penduduk sangat berpotensi menyebabkan gejolak sosial dalam masyarakat. “Penduduk adalah sentra pembangunan, jika tidak dikendalikan berpotensi menimbulkan gejolak sosial, maka itu harus ikut KB,” jelas Aji.
Keluarga berkualitas dapat diukur dari peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga tersebut. Indikator keluarga yang mengalami peningkatan ketahanan dan kesejahteraan dapat dilihat dari pelaksanaan 8 fungsi keluarga," tandas Aji. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template