Tindak Tegas Pengeruk Bantaran Citarum - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tindak Tegas Pengeruk Bantaran Citarum

Tindak Tegas Pengeruk Bantaran Citarum

Written By Admin Raka on Kamis, 28 Desember 2017 | 14.00.00

TNI Beri Waktu 6 Bulan

RENGASDENGKLOK, RAKA- Selain dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Tentara Negara Indonesia (TNI), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian, PJT II, dan Kepolisian diikut sertakan dalam pengawasan sungai Citarum dalam program Citarum Bestari. Keterlibatan berbagai pihak ini juga, untuk mengawasi banyaknya eksploitasi bantaran Citarum.
Kolonel Agoes Haris Ariswanto, Dansektor wilayah 19, mengaku akan memberikan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku, pada siapa pun yang mengeksploitasi bantaran Citarum. Namun sebelum itu dilakukan, pihaknya terlebih dahulu akan memberi kesempatan selama 6 bulan untuk memperbaiki. "Pihak dari kami selaku jajaran dari TNI, membantu memberikan masukan terkait permasalahan yang terjadi, terutama pengerukan bantaran secara ilegal dan sampah. Sedangkan bagi pengeksploitir, kami beri waktu selama 6 bulan, agar tidak melakukannya lagi, kalau membandel terpaksa pihak penegakan hukum yang turun," ujarnya, kepada Radar Karawang, Rabu (27/12) kemarin, setelah melaksanakan rapat perencanaan di kantor PJT II Rengasdengklok.
Dikatakannya, TNI siap menjadi pelopor agar sungai Citarum bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat dengan air yang jernih dan bersih dari sampah, terutama limbah. Adapun permasalahan yang dihadapi saat ini, yakni pengerukan tanggul secara ilegal dan abrasi oleh arus sungai. Namun hal tersebut masih bisa atasi dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, penghijauan, penegakan hukum, perbaikan tanggul permanen, penyemaian bibit dan pengalihan mata pencaharian. "Kan ada juga masyarakat yang memanfaatkan untuk membuat bata, kita arahkan agar mereka mempunyai usaha baru. Jangan sampai kita larang sekarang, tapi tidak memberikan solusi untuk menafkahi anak istrinya," ujarnya.
Di tempat yang sama, Dudung, Kepala PJT II Rengasdengklok mengatakan, pihaknya sebagai pengawas tentu mempunyai tugas yang sama dalam melestarikan lingkungan, khususnya Citarum. Namun, kewenangannya tersebut tak lebih dari pemantau. "Kami hanya membantu dalam pengawasan, hasilnya di laporkan ke pihak yang lebih berwenang yaitu BBWS, jika di anggap melanggar undang-undang, teroaksa harus berurusan dengan hukum," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template