Tiap Hari 100 Pendatang Baru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tiap Hari 100 Pendatang Baru

Tiap Hari 100 Pendatang Baru

Written By Angga Praditya on Rabu, 06 Desember 2017 | 12.45.00

KARAWANG, RAKA - Mengalirnya jumlah pendatang, membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karawang kewalahan melayani seluruh permohonan administrasi kependudukan. yang menjadi penyebabnya, sarana dan prasarana yang dimiliki kantor tersebut belum memadai. Apalagi, setiap hari jumlah pemohon terus bertambah.
"Ini dikarenakan jumlah pendatang setiap harinya yang datang melapor dan mengajukan permohonan administrasi kependudukan kepada kami terus bertambah. Satu hari bisa mencapai 100 orang pendatang," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan saat dihubungi Radar Karawang, Selasa (5/11).
Dia menjelaskan menjelaskan, mengalirnya jumlah pemohon pembuatan catatan kependudukan berbanding terbalik dengan kuota blanko yang diberikan oleh Kemendagri, disamping kurangnya juga pegawai di Disdukcapil.
"Jelas kami kewalahan, karena kami hanya mempunyai pegawai PNS 47 orang saja, sedang kita melayani 2 juta lebih penduduk Karawang," ujarya.
Yudi menambahkan, Disdukcatpil yang tidak hanya melayani pembuatan kartu tanda penduduk, melainkan juga pengajuan surat pindah, kartu keluarga, hingga akta kelahiran.
 Sebenarnya dalam pengurusan administrasi lainnya, sudah bisa dilakukan langsung, dan tidak ada masalah. Hanya saja, permohonan kerap terganggu dengan pembuatan KTP elektronik.
"Solusinya kami mempekerjakan 38 orang, termasuk di seluruh kecamatan sebagai operator Kartu Keluraga (KK). Padahal anggaran kami dari daerah setiap tahun bukan bertambah, malah yang ada yang dikurangi," keluhnya.
Terhitung Januari sampai pertengahan bulan Desember 2016, ada sebanyak 30 ribu orang permohonan pembuatan KTP elektronik. Sementara tahun 2017 terhitung sampai kemarin, ada 25,019 orang pemohon
 "Mereka baru menggunakan suket (surat keterangan). Ya mau bagaimana lagi, kita hanya kebagian sedikit setiap putaran. Kemarin saja hanya 2.000 blanko, tentu saja hal ini menjadi penghambat dalam pelaksanaan penyelesaian tugas pegawai," ujar pria yang dikenal hobi main golf ini.
Disampaikannya juga, para pendatang dari luar daerah yang ingin mengadu nasib di Kabupaten Karawang, seolah setiap hari semakin terus bertambah. Untuk Kecamatan Telukjambe Timur saja, ada 2.434 pendatang, Kecamatan Karawang Barat ada 1.964 orang pendatang, Kecamatan Klari 3.329 orang dan Kecamatan Karawang Timur ada 3.161 orang pendatang baru.
 "Itu yang datang melapor ya, belum keluarganya atau anak-anaknya. Bisa terbayang berapa banyaknya," lanjut Yudi.
Yudi berharap, pemerintah pusat melakukan koordinasi dengan semua daerah guna mendapatkan data jumlah penduduk agar proses pembuatan KTP elektronik berjalan lancar. Sehingga kebutuhan blanko e-KTP untuk kabupaten yang permohonannya tinggi diberi porsi yang berbeda.
 "Selama ini kan Kemendagri mengeluarkan blanko itu tepuk rata. Makanya tak heran dibanding Kabupaten Karawang, Purwakarta jauh lebih santai, karena permohonan sedikit blankonya tercukupi. Kalau Karawang kan lain, semakin hari semakin banyak pemohon, sedangkan blanko yang diberikan seadanya. Jadi ga heran jika semakin bertumpuk," pungkasnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template