Jebakan Es Balok ala Begal di Tirtamulya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jebakan Es Balok ala Begal di Tirtamulya

Jebakan Es Balok ala Begal di Tirtamulya

Written By Admin Raka on Rabu, 27 Desember 2017 | 12.00.00


TIRTAMULYA, RAKA - Modus komplotan begal semakin bervariasi. Jika biasanya para pelaku memepet korban lalu mengancam dengan senjata tajam, kini ada cara baru untuk menjebak mangsanya di jalanan. Yaitu menghadang pengendara menggunakan beberapa es balok yang ditebar di tengah jalan. Cara tersebut efektif dilakukan para penjahat jalanan di perlintasan jalan raya Cikampek-Parakan, tepatnya gorong-gorong Kampung Karangsambung, Desa Karangjaya, Kecamatan Tirtamulya.
Anggota Satpol PP Kecamatan Tirtamulya Abas Goro mengatakan, modus menebar es balok di jalan bukan isapan jempol. Dalam seminggu terakhir sudah ada dua pengendara jadi korban di wilayah tersebut. "Ada seminggu ke belakang, dua warga sini yang pulang kerja dan habis dari Cikampek kena begal di jalan gorong-gorong itu. Motor mereka dibawa kabur pelaku," ungkap Abas kepada Radar Karawang saat ditemui di lingkungan kantor Kecamatan Tirtamulya, Selasa (26/12) kemarin.
Ia melanjutkan, es balok yang ditebar pelaku membuat para pengendara yang hendak melintas spontan berhenti, karena posisi esnya berbentuk segitiga dan menutupi badan jalan. Sedangkan korban yang menjadi incaran adalah perempuan yang hendak pulang bekerja. "Kejadiannya biasa pada malam hari mulai dari jam 7 malam, itu sudah sepi dan rawan memang. Sedangkan korbannya tidak sampai meninggal, hanya luka-luka karena jatuh nabrak es," paparnya.
Tingginya aksi kriminalitas di wilayah tersebut, kata Abas, membuat kebingungan petugas keamanan. Para pelaku yang tergolong licin, masih bisa berhasil lolos meski sudah disenyergap. "Kami sempat bersama pihak kepolisian, Linmas desa dan aparat Satpol PP mengintai lokasi itu, sempat berhasil memergoki pelaku, namun mereka berhasil kabur. Karena ternyata ada komplotannya yang sudah menunggu di titik yang berbeda," katanya.
Para pelaku juga melancarkan aksinya dilengkapi senjata tajam. Karena tidak hanya warga yang mengalaminya. Beberapa bulan lalu saat dirinya menjemput anak pulang kerja, juga hampir jadi korban para begal es balok. "Mereka bawa senjata tajam, cerulit dan juga golok," tuturnya.
Rohimin (19), warga Desa Parakanmulya, juga membenarkan jika di perlintasan tersebut, tidak sedikit warga di Tirtamulya yang menjadi korban begal. "Iya bener, memang di jalan gorong-gorong yang pas dapur listrik sering sekali kejadian pembegalan. Makanya, kalau malam hari memang rawan juga," ucapnya.
Dia menambahkan, meski belum ada satupun pelaku begal yang tertangkap, saat ini warga di wilayahnya sudah berinisiatif untuk meminimalisir kejahatan di perlintasan yang menjadi pembatas Kecamatan Kotabaru dengan Tirtamulya. "Sekarang warga sudah kompak dan terus mengintai di perlintasan itu. Karena sudah geram juga sering sekali terjadi korban," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template