Terompet Bisa Tularkan Virus - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Terompet Bisa Tularkan Virus

Terompet Bisa Tularkan Virus

Written By Angga Praditya on Sabtu, 30 Desember 2017 | 12.30.00

Hindari Meniup Bergantian

KARAWANG, RAKA - Malam pergantian tahun segera tiba. Momen tersebut kerap dirayakan dengan suka cita bersama teman atau keluarga. Biasanya dengan meniup terompet, jalan-jalan, konvoi, atau menikmati pesta kembang api. Tapi awas, ada risiko penularan kuman penyakit saat meniup terompet. Apalagi kalau dilakukan ramai-ramai bersama teman dan kerabat. 
Apalagi pada bulan Desember biasanya imun tubuh seseorang drop karena musim pancaroba. Ditambah belakangan ini ada wabah difteri yang sedang melanda Kabupaten Karawang. Kuman bisa menyebar melalui kontak atau cairan air liur. Beberapa orang menyarankan untuk selalu mengelap ujung terompet, terutama sehabis dipakai oleh orang lain. Ada yang menganggapnya berlebihan, ada pula yang memang merasa perlu karena bekas air liur orang lain memang menjijikkan dan mengandung kuman. 
Petugas kesehatan di UPTD Puskesmas Karangpawitan dr Mey mengatakan, air liur dan dahak manusia pasti ada yang mengandung bakteri atau virus. Calon pembeli terompet harus bisa memilah mana terompet yang aman digunakan. "Biasanya penyakit-penyakit yang dapat menular melalui air liur seperti TBC, virus influensa," ungkapnya kepada Radar Karawang, Jumat (29/12).
Ia melanjutkan, bakteri yang menempel di terompet usai ditiup orang lain, biasanya tidak berbahaya selama daya tahan tubuh peniup terompet berikutnya dalam keadaan baik. "Jadi tidak perlu dikhawatirkan untuk pencegahan penularan penyakit melalu ujung terompet. Asalkan dibiasakan selalu melap atau menghapus terlebih dahulu ujung terompet agar terhindar dari penyakit," ujarnya.
Kekhawatiran masyarakat akan virus semisal HIV bisa menular lewat air liur yang menempel pada terompet, kata Mey tidak akan terjadi. Karena penyakit itu tidak menular lewat air liur. "Perlu diingatkan bahwa penyakit kanker mulut atau HIV tidak ditularkan melalui air liur," pungkasnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template