Tagana Rawat Bocah Rawan KDRT - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tagana Rawat Bocah Rawan KDRT

Tagana Rawat Bocah Rawan KDRT

Written By Admin Raka on Jumat, 29 Desember 2017 | 15.30.00

KARAWANG, RAKA - Dinas Sosial (Dinsos) Karawang disindir kurang memiliki kepekaan sosial. Ada bocah yang butuh pembinaannya tetapi malah dicuekin. Padahal bocah bernama Mira  Apriliansyah (10) itu rawan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Sindiran itu dilontaskan Ketua Tagana Karawang Arvin Dwi Kurniawan, Kamis (28/12) kepada Radar Karawang. Dia mengaku kecewa terhadap sikap yang diperlihatkan Dinsos, setelah Mira sapaan Mira Apriliansyah yang ditemukan petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Cikampek di wilayah Kopo, perbatasan Cikampek - Purwakarta diserahkan ke Dinsos. 
Arvin mengaku prihatian setelah bertemu Mira bocah manis asal Desa Cigenang, Kecamatan Pasirangin, Kabupaten Cianjur itu seperti terlantar. Pasalnya menurut Arvin bocah yang sempat cerita kepada rekan-rekan di Tanaga itu menyampaikan banyak hal, salah satunya yang mengakibatkan dirinya pergi dari rumah orang tua tiri. "Menurut kawan-kawan yang sempat berbincang dengan bocah ini, akibat ditinggal ayah kandung bernama Aceng, kemudian Ibunya Mimin menikah lagi dengan Ujang. Akibat pertengkaran ibunya dengan ayah tirinya, Ibunya kabur dari Ujang," ungkapnya.
Dilanjutkan Arvin, setelah ditinggal ibunya Mira tinggal bersama ayah tiri, tetapi ayah tirinyapun menikah kembali dengan Idah dan memiliki anak yang bukan dari hasil darah daging. "Pengakuan Mira kedua orangtuanya sangat galak sehingga Mira pergi dari rumah. Saat ini Mira gampang marah makanya kita sangat susah menggali informasi darinya. Ada yang bilang mendengar nama kampung halamannya saja yakni Cianjur dia langsung marah," ujarnya.
Kata Arvin, bisa dimungkinkan bocah yang memiliki kelakuan sangat aktif itu, diakibatkan tekanan keluarga atau lingkungan sehingga membuatnya selalu emosional dalam kepribadiannya. "Secara fisik, Mira normal dan sehat. Kalau ditanya yang disukai sama dia nyambung dan pertanyaann juga harus pelan-pelan, anaknya keras, tapi aktif pinter Mira itu baca bisa," tandasnya seraya meyebutkan kalau malam hari itu nyuciin piring bekas makannya.
Bocah yang ditemukan Rabu (27/12) di wilayah Kopo itu dibawa d ipagi hari ke Dinas Sosial. Namun karena Dinsos cuek saja maka Tagana yang merawatnya. "Orang Dinasnya pada cuek tidak ada yang ngurusin. Ini juga yang rawat dan menghubungi keluarganya bukan dari dinas," ungkapanya.
Saat dihubungi Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Asep Achmad tentang bocah yang sudah dua hari ini berada di belakang kantor Dinsos tepatnya di rungan Tagana hanya membenarkan. "Saat ini kita sedang menungggu keluarganya," ucapnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template