SMPN 2 Pondoksalam Panen Hasil Kebun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » SMPN 2 Pondoksalam Panen Hasil Kebun

SMPN 2 Pondoksalam Panen Hasil Kebun

Written By Angga Praditya on Sabtu, 16 Desember 2017 | 14.15.00

PONDOKSALAM, RAKA- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Pondoksalam, berdiri sejak tahun 2003 dan memiliki luas tanah enam ribu meter persegi, memiliki kolam, sawah, kebun, dan enam domba. Sekolah yang berlokasi di Jalan Lio Tanjung Sari Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta ini, memang sekolah berbasis pertanian dan peternakan.
Kepala SMPN 2 Pondoksalam, Gurnita Wijaksana menyampaikan, bahwa dirinya mendidik siswa-siswinya untuk bertani dimulai menanam, mengelola hingga memanen hasil pertanian dan peternakannya. "Anak-anak diajari cara panen, labu, kacang panjang, timun, pisang, kegiatan ekstakurikuler siswa yang terhimpun dalam organisasi kesiswaan SMPN 2 Pondoksalam," ungkap Gurnita kepada Radar Karawang, Jumat (15/12).
Dirinya juga mengatakan, siswanya begitu gembira mengikuti kegiatan yang ditanamkan oleh tenaga pengajarnya. "Khususnya belajar tentang pertanian yang langsung praktek anak-anak sangat antusias sekali mengikutinya, karena turun langsung ke kebun," terangnya.
SMPN 2 Pondoksalam, lanjut dia, mempunyai 215 siswa dan empat belas guru pendidik. "Prestasi lomba tata upacara bendera pun sudah diraih oleh pelajar SMPN 2 Pondoksalam. Sejak hari Senin pihaknya dan dibantu oleh pengurus dan angota OSIS gelar pekan olah raga antar kelas (Porak), kaulinan budak lembur," jelas Gurnita.
Lebih lanjut dia mengatakan, tujuan pelaksanaan Porak, untuk mengembalikan jatidiri budaya lingkungan sebagai jatidiri Sunda. "Tujuannya lebih menuntut kepada kaulinan barudak per kelas, budaya lingkungan mengembalikan kepada budayanya sebagai jatidiri orang Sunda, orang lembur, kegiatan ini dilakukan setiap hari Rabu," paparnya.
Dirinya juga mengatakan, harapannya kedepan anak-anak bisa mengambil pelajaran berharga dari belajar bertani dan lebih menguatkan identitas Sunda, sebagai identitas kebanggaan. "Harus bangga menjadi orang Sunda dan aktif bertani, karena pertanian merupakan ruang pemenuhan kebutuhan pokok manusia," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template