Si Jago Merah Lahap Pabrik dan Kelenteng - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Si Jago Merah Lahap Pabrik dan Kelenteng

Si Jago Merah Lahap Pabrik dan Kelenteng

Written By Admin Raka on Kamis, 28 Desember 2017 | 12.45.00

JATISARI, RAKA - Pabrik pengolahan biji plastik milik PT Sandikin Karya Mandiri (SKM) di Jalan Raya Jatisari, Dusun Krajan RT 03/03, Desa Mekarsari, Kecamatan Jatisari, ludes terbakar, Rabu (27/12) pukul 12.15 WIB. Beruntung dalam peristiwa yang diduga akibat korsleting listrik tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian materi ditaksir Rp 1 miliar karena seisi pabrik hangus.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang di lokasi kejadian, untuk memudahkan memadamkan api, petugas terpaksa menutup jalur Jatisari menuju Subang. Lalu membagi dua jalur Subang menuju Jatisari. Kemacetan parah pun terjadi hingga kiloanmeter. Ratusan warga pun terlihat penasaran bagaimana petugas pemadam kebakaran mengalahkan amukan si jago merah yang meluluhlantahkan pabrik, mes karyawan dan kelenteng.
Kaur Pemerintahan Desa Mekarsari Deni Ahdiat mengatakan, awalnya terlihat asap tebal di pabrik yang lokasinya tidak jauh dari balai desa. Penasaran dengan gumpalan asap hitam, dirinya langsung mengecek sumber lokasi. "Ternyata kebakaran, api juga sudah sangat besar," ujarnya kepada Radar Karawang.
Deni melanjutkan, saat api melahap semua isi pabrik dan bangunan materialnya, ternyata tidak ada satu orang pun di dalamnya, termasuk satpam bernama Pandi yang biasa berjaga. "Satpam tidak ada di lokasi saat terjadi kebakaran, dan kebetulan juga karyawan pabrik sedang libur. Jadi kondisinya sedang kosong," tuturnya.
Menurutnya, yang terbakar bukan pabrik saja, tapi juga rumah dan tempat ibadah Khonghucu. "Ditaksir 500 juta hingga 1 miliar soalnya semuanya habis terbakar sih. Satu rumah, terus satu tempat ibadah dan pabrik. Semuanya punya sang pemilik pabrik," katanya.
Komandan Regu (Danru) 1 Pemadam Kebakaran Kabupaten Karawang Rudi Suwardi mengatakan, setelah mendapat kabar telah terjadi kebakaran di wilayah Jatisari, pihaknya langsung meluncur dengan mengerahkan 36 orang, 7 unit mobil pemadam kebakaran. "Terdapat 5 titik sumber api yang besar, dua di bagian depan, dua di bagian belakang dan satu titik di bagian tengah yang paling besar," katanya.
Nyaris selama 2 jam lebih pemadaman si jago merah terus dilakukan, dan sudah menghabiskan 10 tanki besar air. "Kurang lebih dua hingga tiga jam lagi baru tuntas semua. Diduga karena arus listrik," pungkasnya.
Kapolsek Jatisari Kompol Bambang Iswanto SH mengatakan, untuk sementara pemicu kebakaran akibat korsleting listrik. Sedangkan pemiliknya berada di Jakarta. "Masih dalam penyelidikan," tuturnya.
Menurutnya, jika tidak segera dipadamkan, akan berdampak luas terhadap pemukiman di sekitarnya. Apalagi di samping lokasi kejadian ada tempat pengisian elpiji. "Supaya api tidak meluas ke samping bangunan, harus segera dipadamkan. Sebab di samping pabrik yang terbakar ada SPBE Jatisari" ujarnya. (ian)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template