Sekolah Bawa Gergaji - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sekolah Bawa Gergaji

Sekolah Bawa Gergaji

Written By Admin Raka on Senin, 11 Desember 2017 | 11.00.00

Lima Pelajar Ditangkap saat Mau Tawuran 

PURWAKARTA,RAKA- Tawuran antar antar pelajar nampaknya masih menjadi potret buram dunia pendidikan di Purwakarta. Penyebab tawuran biasanya hal sepele yaitu, berawal dari adu mulut dan saling ejek antar pelajar yang bergerombol hingga berakhir dengan saling lempar batu bahkan saling melukai satu sama lain. Di Kabupaten Purwakarta, aksi tawuran kini malah menjadi tren di kalangan pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Hal ini dibuktikan dari tertangkapnya lima pelajar SMP oleh petugas kepolisian sektor Sukatani karena akan adu jotos di Jalan Raya Cilalawi, Kecamatan Sukatani akhir pekan lalu.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Sukatani Iptu Jajang Sukandar yang mengamanakan kelima pelajar tersebut mengatakan, kuat dugaan sekelompok pelajar tersebut hendak melakukan aksi tawuran dengan pelajar dari sekolah lain yang melintas di Jalan Raya Cilalawi, Kecamatan Sukatani. "Atas informasi dari warga yang melihat ada gerombolan pelajar yang nongkrong di Pertigaan Jalan Raya Cilalawi dan hendak mencegat pelajar dari sekolah lain, kita langsung datangi lokasi," ujar Iptu Jajang.
Dari ke lima pelajar yang diamankan tersebut, berhasil diperoleh barang bukti berbagai jenis senjata tajam berupa dua buah golok bergerigi dan tiga buah gir yang telah dimodifikasi yang dikaitkan dengan ikat pinggang. Diduga sajam tersebut digunakan untuk melakukan penyerangan. "Beruntung pihak kita cepat datang ke lokasi dan belum sempat terjadi tawuran. Lima pelajar berikut sajam berhasil kita amankan, sisanya kocar kacir lari masuk ke pemukiman warga." tuturnya.
Diketahui, lima pelajar tersebut ternyata berasal dari tiga sekolah yang berbeda, yaitu SMPN 4 Sukatani, SMP Pasundan Purwakarta dan SMPN 1 Bungursari. Sambil menunggu berkoordinasi dengan pihak orang tua dan sekolah, ke limanya diamankan di Polsek Sukatani untuk proses selanjutnya. "Sudah ada aturanya, bagi yang terbukti membawa senjata tajam akan akan dikenakan Undang-Undang darurat nomor 12 Tahun 1951 bahkan ancaman hukumanyapun cukup jelas,'' pungkasnya (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template