Satu Keluarga Diserang Tumor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Satu Keluarga Diserang Tumor

Satu Keluarga Diserang Tumor

Written By Admin Raka on Kamis, 28 Desember 2017 | 12.00.00

Kulit Penuh Benjolan, Terasa Pedih Jika Terkena Air Asin

CILAMAYA KULON, RAKA - Penyakit aneh yang diduga tumor kulit bukan saja mendera satu keluarga di Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, tetapi juga dialami keluarga di Dusun Kiserut RT 01/01, Desa Tegalurung, Kecamatan Cilamaya Kulon. Bahkan, benjolan-benjolan tersebut mendera usia-usia produktif seperti yang dialami Ridwan alias Omeng (32) dan bapaknya Caya.
Ditemui di rumahnya di Dusun Kiserut, ayah dari Ridwan alias Omen, Caya mengatakan, tiga dari kelima anaknya memiliki kulit yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Dia menduga hal itu karena faktor keturunan, karena dirinya dan bapak hingga kakeknya dulu mengalami hal serupa. Baginya yang keseharian sebagai pengembala itik, tidak pernah memeriksakan kondisi kulitnya maupun kulit anaknya. Karena dianggapnya takdir ketimbang disebut penyakit. "Tapi kalau kulitnya terkena air asin terasa pedih," ungkapnya kepada Radar Karawang, Rabu (27/12) kemarin.
Caya menambahkan, selain memiliki kelainan kulit, Omeng juga mengalami keterbelakangan mental. Padahal saat berusia sekitar 3-4 tahunan, kondisi kulitnya normal. Dua hal itulah yang akhirnya membuat Caya tidak menyekolahkan anaknya. "Saya berharap ada yang mau memfasilitasi saya dan anak untuk diobati," ujarnya.
Kepala UPTD Puskesmas Pasirukem H Dedi Sugandi S.km mengatakan, selain di Sumurgede, kelainan kulit yang diduga tumor juga mendera satu keluarga di Desa Tegalurung. Yaitu Omen dan adik-adiknya yang notabene memang faktor keturunan dari bapaknya. Pihaknya sudah bertemu Omen alias Ridwan sejak usia sekitar belasan tahun, dan baru kali ini kembali bertemu diusia yang sudah produktif. "Kondisinya tetap sama dan masih enggan berobat karena alasan malu dan lainnya," ungkapnya.
Namun kali ini, Dedi meminta pihak keluarga agar sudi mendatangi puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, apalagi jika sudah memiliki BPJS. Karena puskesmas hanya bisa memfasilitasi, tergantung diagnosa nanti, apakah harus dioperasi atau lainnya. "Bisa saja dibawa ke RSUD atau juga RSHS Bandung jika alat medisnya kurang," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template