Saber Pungli Sosialisasi Larangan Pungli - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Saber Pungli Sosialisasi Larangan Pungli

Saber Pungli Sosialisasi Larangan Pungli

Written By Angga Praditya on Selasa, 19 Desember 2017 | 20.30.00

Diikuti Kepala SD se-Kotabaru 

KOTABARU, RAKA - Buntut temuan pungli yang dilakukan oleh pihak Sekolah Dasar (SD) Wancimekar I beberapa waktu lalu terus ditindaklanjuti oleh Tim Saber Pungli Karawang. Kali ini agar pungli tidak kembali terjadi, seluruh Kepala Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Kotabaru mengikuti kegiatan sosialisasi yang disampaikan oleh Tim Saberpungli Karawang.
Sekretaris 2 Saber Pungli Karawang yang merupakan Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas) Ipda Tarjono menyampaikan, adanya temuan pungli di salah satu sekolah yang ada Kecamatan Kotabaru harus menjadi pembelajaran oleh semua pihak sekolah. Karena tidak diperbolehkan adanya pungutan apapun secara memaksa ataupun tanpa kesepakatan. "Sekaligus ini sebagai sosialisasi kami kepada seluruh pihak sekolah yang ada di Kecamatan Kotabaru, untuk tidak lagi terjadi pungutan. Maka itu, jika nanti kami menemukan kembali keluhan orang tua, sudah tidak ada toleransi lagi. Karena sebelumnya sudah kami sampaikan hal apa saja yang tidak diperbolehkan dan itu masuk pungli," terang Tarjono, kepada seluruh Kepala Sekolah Dasar se Kecamatan Kotabaru, saat sosialisasinya di SDN Pucung III, Senin (18/12)
Dilokasi yang sama, Anggota Tim saber Pungli Karawang Mutiara Pertiwi memaparkan, persoalan pungli yang terjadi di Daerah Kabupaten Karawang tergolong tinggi. Bahkan, saat ini daerah ini masuk kategori tertinggi dibandingkan daerah lain yang ada di Jawa Barat. "Memang Kabupaten Karawang, masih dalam urutan tertinggi se Jawa Barat. Untuk persoalan pungli di lembaga pendidikan, makanya itu alasan kami kenapa saat ini gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah," ucapnya.
Maka dari itu, dia melanjutkan, agar tidak kembali terjadi temuan pungli di Wilayah Kecamatan Kotabaru dilakukan sosialisasi. Dengan demikian pihak sekolah dapat mengetahui secara utuh bentuk pungutan yang tidak diperbolehkan di lingkungan sekolah. "Yang pasti, paling sering sekali kita temukan itu pungutan pembelian LKS, pungutan beli buku paket sama saat ini yang iuran sampul rapor. Ini tidak boleh, dan saat ditemukan adanya tarikan yang dibebankan kepaasa siswa dapat digolongkan sebagai pungli, kalau keputusan tarikan secara sepihak tanpa melibatkan pendapat orang tua siswa," katanya.
Dilokasi yang sama, Kepala SDN Wancimekar IV Suryadi mengatakan, dengan adanya sosialisasi tim saber pungli. Setidaknya dirinya dapat mengetahui secara utuh apa saja yang masuk dalam kategori pungli. "Karena saya baru menjabat jadi kepala sekolah, akhirnya dengan adanya sosialiasi ini. Saya jadi tahu apa saja yang tidak boleh dalam mengambil kebijakan itu. Setidaknya harus melalui kesepakatan dalam bentuk musyawarah pihak sekolah dan para orang tua siswa," ujarnya.
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kotabaru Anang Sutarman menyampaikan, agar tidak terulang kembali kasus pungli di SD yang ada di Kotabaru, pihaknya meminta agar dilakukan sosialisasi oleh Tim Saber Pungli Karawang kepada para Kepala Sekolah Dasar yang ada di Kotabaru. "Kurang lebih ada 30 kepala sekolah yang menghadiri sosialisasi tim saber pungli. Sosialisasi ini atas dasar permintaan kami agar tidak ada lagi keraguan para kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya," pungkasnya.(ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template