Rekam KTP Dilakukan di Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rekam KTP Dilakukan di Desa

Rekam KTP Dilakukan di Desa

Written By Angga Praditya on Kamis, 07 Desember 2017 | 16.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Kesadaran masyarakat di wilayah Kecamatan Cikampek dinilai rendah untuk memiliki identitias kependudukan seperti Kartu tanda Penduduk Elektronik (KTP-El). Pasalnya meski jam operasi perekaman KTP sudah dibuka sampai malam hari bahkan termasuk pada hari libur yaitu Sabtu Minggu, namun masih banyak warga yang belum melakukan perekaman.
"Karena masih banyak warga yang belum melakukan perekaman. Maka pihak kecamatan melakukannya dengan mendatangi ke setiap desa, ini agar warga yang belum melakukan perekaman bisa dilakukan. Karena masih banyak warga di kecamatan ini yang belum direkam," terang Sekcam Cikampek Asep Amrullah, kepada Radar Karawang.
Padahal pihaknya telah melakukan berbagai cara agar 100 persen wajib KTP di Cikampek bisa tuntas. Salah satunya adalah dengan menambah jam pelayanan hingga malam hari. Namun, warga yang datang untuk pembuatan KTP masih dinilai minim.  "Maka itu, kita sudah buka sampe malam hari batasnya jam 10 malam, paling yang datang itu dari pagi ampe malam cuman 4 orang. Aneh makanya, kenapa di wilayah ini beda dengan wilayah lain yang selalu bertumpukan yang ingin melakukan perekaman itu," ucapnya.
Oleh sebab itu, dia berharap, dengan adanya perekaman KTP El yang dilakukan disetiap desa dengan waktu yang terjadwal. Hal tersebut mampu meminimalisir jumlah penduduk yang belum melakukan perekaman selama ini. "Karena saat ini jelang pilgub dan nanti pileg, pilpres termasuk pilkades, maka kami mau tidak mau untuk jemput bola," ujarnya.
Memang, kata Asep, saat pelaksanaan paten yang belum lama digelar diwilayahnya tersebut warga sangat membludak untuk mengurusi perekaman KTP El. Akan tetapi, lambat laun jumlah warga kian berkurang. "Jangan sampe banyaknya pas begitu kegiatan paten saja, giliran selesai paten ini cuman yang datang paling 4 atau 10 orang saja, sedangkan jumlah yang belum melakukan perekaman masih banyak," ucapnya.
Endi Nurdiansyah, Mahasiswa STEI Bina Cipta Madani Karawang yang merupakan warga Desa Cikampek Barat ikut akngkat bicara, persoalan kesadaran warga yang belum melakukan perekaman KTP El menurutnya berbagai alasan. Salah satunya adanya waktu yang berbenturan dengan kegiatan lain, seperti kerja atau aktivitas lainnya. "Ya, sekarang kan kebanyakan itu warga pekerja mungkin mereka masih belum ada waktunya untuk datang ke kantor kecamatan agar segera melakukan perekaman," katanya.
Endi menyampaikan, tindakan pihak kecamatan dengan menggulirkan program perekaman KTP El ketiap desa, patut diapresiasi. Karena dengan langkah tersebut setidaknya akses warga untuk melakukan perekaman bisa semakin dekat, sehingga diperkirakan akan ada perbedaan antusiasme warga saat dilakukan perekaman di kecamatan. "Ya bagus, jadi petugasnya gesit kalau gitu, semoga saja bisa tercapai targetnya," pungkasnya.(ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template