Ratusan Hektare Sawah Diserang Hama Wereng - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ratusan Hektare Sawah Diserang Hama Wereng

Ratusan Hektare Sawah Diserang Hama Wereng

Written By Angga Praditya on Sabtu, 02 Desember 2017 | 14.00.00

KUTAWALUYA, RAKA- Setelah terjadi di beberapa desa di Kecamatan Rengasdengklok, kini serangan virus hama wereng batang coklat (WBC) menyerang area pertanian di Kecamatan Kutawaluya, khususnya di Desa Sindangmulya dan Desa Mulyajaya. Virus tersebut menyerang ratusan hektare tanaman padi milik petani, terlihat tanaman padi tersebut mulai menguning dan mengering, padahal umur tanaman padi tersebut baru mencapai 20 hari yang membuat ratusan tanaman padi tersebut gagal tanam. Akibatnya,  petani menderita kerugian jutaan hingga puluhan juta rupiah.
Menurut salah seorang petani Karsan (45), luas area lahan pertanian yang terserang virus tersebut di Desa Sindangmulya mencapai ratusan hektare, dan itu belum terhitung di area pesawahan yang berada di Desa Mulyajaya. Karena lahan pertanian antara Sindangmulya dan Mulyajaya masih 1 hamparan. Serangan virus tersebut menyebabkan petani merugi hingga jutaan bahkan puluhan juta rupiah. “Karena masih satu hamparan antara pertanian Desa Sindangmulya dan Desa Mulyajaya, jadi semuanya kena,” katanya, kepada Radar Karawang.
Dirinya mengakui, hingga saat ini belum ada pihak terkait, baik Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) maupun abungan Kelompok Tani (Ghapoktan) untuk meninjau atau memberikan solusi terkait permasalahan tersebut. Dirinya berharap pemerintah memberikan bantuan berupa bibit padi dan pupuk untuk melakukan tanam ulang. “Sudah pasti gagal panen, saya minta gapoktan dan PPL bisa memberikan solusi, minimal untuk menyampaikan keluhan kami ini” ujarnya.
Sedangkan menurut petugas pengendalian organisme penggang tanamanan (POPT) Kecamatan Kutawaluya Wahyu Abdul Aziz, jika dilihat dari gejalanya, virus tersebut menyerang tanaman padi sejak dipersemaian, dan akan terlihat pada saat tanaman padi berumur 3 minggu setelah ditanam. Dirinya mengakui sebelum terjadi serangan virus tersebut, pihaknya sudah memperingatkan para PPL dan gapoktan untuk mewaspadai serangan virus tersebut, namun terlepas hal tersebut dirinya berjanji akan segera turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang terjadi saat ini. “Petani harus benar-benar memperhatikan saat masa persemaian, karena dari situ sudah akan terlihat hama yang menyerang, dan harus segera di berikan pencegahan,” pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template