PUPR Tambal 32 Titik Jalan Berlubang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PUPR Tambal 32 Titik Jalan Berlubang

PUPR Tambal 32 Titik Jalan Berlubang

Written By Admin Raka on Rabu, 20 Desember 2017 | 16.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penambalan jalan utama Badami-Loji. Rencananya sebanyak 32 titik jalan berlubang di ruas jalan itu akan ditambal menggunakan aspal.
"Rencana penambakan jalan itu memang sudah dimasukan dalam rencana pelaksanaan. Jumlah jalan berlubangnyapun sudah didata. Kami akan lakukan penambalan dengan material aspal curah," ucap Asep (50) koordinator pelaksana kegiatan penambalan Worker Dinas PUPR, Selasa (19/12). Pelaksanaan penambalan di mulai dari perlintasan di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat hingga terus ke perlintasan jalan di wilayah Kecamatan Tegalwaru.
Menurut dia proyek itu akan dikerjakan dua minggu ke depan dengan skala prioritas. Sekitar 32 titik jalan yang berlubang yang kini menjadi prioritas pengerjaan diharapkan rampung digarap dalam dua minggu itu. Akan tetapi, menurut dia, tidak menutup kemungkinan jika penambalan akan berlaku kondisional bila dikerjakan dengan cepat.
Sementara, menanggapi jalan berlubang yang ditambal, tokoh masyarakat Telukjambe Barat Enjuh Juharsa (33) mengaku pekerjaannya berlangsung amat cepat. Padahal kerusakannya tersebar hingga puluhan titik. Kendati demikian dia pesismis jalan yang sudah ditambal itu bisa bertahan lama. Apalagi selama ini ruas jalan itu juga dilintasi truk bermuatan berat. "Percuma saja jalan ditambal kalau dalam waktu dekat akan rusak lagi karena dilintasi truk-truk bermuatan berat," tandasnya.
Berbeda, terang Enjuh jika jalan itu diperlihara, mungkin ketahanannya bisa lebih lama. Hanya saja, untuk itupun mesti tegas dan melibatkan pemerintah daerah. "Kalau tidak ada ketegasan maka wajar kalau jalan mudah rusak kembali dan memang jalur selatan Karawang ini, mudah sekali mengalami kerusakan karena truk-truknya juga melintas di jalan yang sama. Sekali-kali dinas perhubungan mengadakan razia agar tahu kondisi di lapangan," tegasnya.
Senada itu Fuad (33) pengendara motor yang menghentikan motornya karena beristirahat, menyampaikan jika jalan rusak membuat pengendara motor selalu merasa was-was. Seperti dirinya selalu merasa ada maut yang mengintai dirinya. "Kadang kami khawatir terlebih jika hujan jalan yang berlubang jadi tertutup air dan tidak terlihat," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template