POPT dan PPL Baru Turun Lapangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » POPT dan PPL Baru Turun Lapangan

POPT dan PPL Baru Turun Lapangan

Written By Angga Praditya on Rabu, 06 Desember 2017 | 16.30.00

Tinjau Serangan Wereng di Sindangmulya

KUTAWALUYA, RAKA- Setelah mendapatkan desakan dari para petani Desa Sindangmulya yang mengeluhkan serangan virus dan hama wereng batang coklat (WBC) yang mengakibatkan kerugian hingga puluhan juta rupiah, akhirnya petugas dari Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertanian Kutawaluya turun ke lapangan. Dari hasil pantauan petugas pertanian, tanaman padi tersebut terserang hama semenjak dari persemaian karena ditemukan hama di tanaman persemaian milik petani.
Menurut petugas POPT Pertanian Wahyu Abdul Aziz, dari hasil peninjauan ditemukan hama wereng yang sudah menyerang bibit tanaman di persemaian, dampak serangan hama tersebut akan terlihat di tanaman padi yang berumur 20 hari dengan tanda-tanda tanaman padi akan menguning kemudian mati. “Tanaman padi sudah terserang sejak masih di masa persemaian, karena itu ketika di tanam pun tidak akan benar-benar bisa berkembang dan rentan terkena hama,” katanya, kepada Radar Karawang, Selasa (5/12) kemarin.
Selain setelah tandur, lanjut Aziz, sebelumnya juga saat di dalam persemaian harus benar-benar diperhatikan. Karena usia padi yang masih muda dinilai sangat rentan terhadap penyakit. Maka dari itu berbagai persiapan mulai dari pengolahan tanah harus diperhatikan. “Memang kalau masalah hama ini susah ditebak, karena gak bisa kita prediksi, namun alangkah lebih baiknya mempersiapkan dengan matang sebelum melakukan tanam,” ucapnya.
Atas hal tersebut, dirinya menyarankan melakukan tanam ulang serentak kepada para petani dan dianjurkan melakukan pemantauan sejak persemaian pada pembibitan, sehingga hama tersebut dapat dikendalikan. Karena dengan keadaan padi menguning seperti saat ini kemungkinan kecil untuk diharapkan bisa tumbuh dengan sempurna. Namun untuk teknisnya, dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Karawang untuk penyediaan bibit dan obat, karena saat ini para petani mengeluhkan dari segi permodalan. “Kita akan coba koordinasi dengan pihak dinas untuk melakukan penanaman ulang, kali aja bisa membantu permsalahan benih dan obatnya,” ujarnya.
Diketahui kepercayaan petani saat ini terhadap PPL dan Gapoktan mulai memudar, pasalnya setiap terjadi serangan hama wereng di area pertanian milik petani, baik PPL maupun gapoktan terkesan tutup mata, karena setiap informasi program pertanian dari dinas terkait tidak sampai kepada para petani. Hal tersebut di ungkapkan Kurnia (33) petani setempat, dirinya mengaku rasa percaya terhadap PPL UPTD Kutawaluya dan gapoktan sudah sangat minim, karena PPL dan gapoktan dinilai tidak cepat tanggap dengan kejadian yang menimpa para petani. Ia juga berharap, adanya pergantian PPL dan Gapoktan baru, khususnya di Desa Sindangmulya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template