Petugas Tidak Tegas di Jalan Niaga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petugas Tidak Tegas di Jalan Niaga

Petugas Tidak Tegas di Jalan Niaga

Written By Mang Raka on Rabu, 13 Desember 2017 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Diantara persoalan yang jadi masalah di kota-kota besar salah satunya lalulintas. Hal itu dibuktikan semakin tingginya tingkat pelanggaran lalulintas di jalan raya yang menyebabkan kemacetan dan kecelakaan. Hingga kini, Underpass Gonggo yang tersambung langsung Jalan Niaga masih paling tinggi pelanggaran lalulintasnya, hingga acap kali berdampak terjadinya kamacetan.
"Hampir setiap hari di sini macet. Kadang ada yang melawan arus karena terlalu jauh memutar dan ada juga karena ingin lebih dulu akhirnya mereka mendahului dan tertahan di belokan tajam, sebelum masuk pintu underpass," ucap Zelo (30) petugas parkir toko sparepart motor di pinggir Jalan Niaga.
Mestinya, lanjut Zelo Jalan Niaga atau Jalan Arif Rahman Hakim ini sudah terbebas dari macet. Apalagi sebetulnya di jalan itu sudah diberlakukan sistem satu jalur (one way sistem) tetapi sepertinya sistem itu tidak berlaku. Lalulintas di Jalan Niaga itu tetap dua jalur. "Sebetulnya kalau sistem satu jalurnya diterapkan lalulintas di jalan ini pasti lancar dan bebas macet," ucap Zelo.
Zelo tidak menampik jika kesadaran lalulintas pengendara masih rendah, terutama disiplin mematuhi aturan yang berlaku. Sehingga banyak terjadi pelanggaran lalulintas. Sayangnya, petugas pun sepetinya enggan untuk menertibkan dan terkesan membiarkan pelanggaran tetap terjadi. "Jika saja ada polisinya hal itu bisa meminimalkan tingginya pelanggaran," ujarnya.
Diakuinya, banyak pengguna jalan yang tidak mentaati aturan padahal sudah jelas terpampang di pasang oleh dinas terkait rambu-rambu larangannya. Terutama saat jam-jam rawan macet seperti pagi dan sore hari saat karyawan pergi dan pulang kerja. "Jika kondisi kemacetannya bertambah parah biasanya petugas parkir ikut membantu mengatur lalulintas supaya lancar," ucapnya.
Sementara, di tempat terpisah, Nur Zubaen (36), PNS yang tengah melintas saat di konfirmasi terkait kemacetan di depan underpass Gonggo menegaskan perlu adanya petugas yang tegas menyikapi persoalan tersebut. Menurut dia, banyak pengguna jalan bandel seolah dirinya yang paling penting. "Tidak jarang, Antar pengguna jalan cekcok mulut karena kendaraan yang mereka kendarai bersenggkolan. Justru aksi saling ngotot mereka itu yang membuat jalanan jadi macet, dan itu seringkali terjadi," ucapnya yang mengaku sudah beberapa menyaksikan peristiwa serupa. 
Menyikapi persoalan tersebut Sekretaris Dinas Perhubungan Nunu Nugraha ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler ternyata tidak aktif. Demikianpun ketika diminta komentarnya melalui Whatsap juga belum dijawab. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template