Pesta Miras, Lima Siswa Didepak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pesta Miras, Lima Siswa Didepak

Pesta Miras, Lima Siswa Didepak

Written By Angga Praditya on Jumat, 08 Desember 2017 | 12.30.00

RAWAMERTA, RAKA - Ada-ada saja kelakuan kids zaman now di Rawamerta. Mereka bukannya rajin belajar malah doyan menenggak minuman keras. Bahkan perilaku bodoh itu dilakukannya setelah bolos sekolah. Sialnya, kelima pelajar berpakaian sekolah beratribut lengkap SMAN 1 Rawamerta, yang entah sudah menjadi pemabuk sejati atau gaya-gayaan ala pelajar Jepang dalam film Crow Zero, itu kepergok polisi di Danau Cinta, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok. Kabar itupun akhirnya sampai ke pihak sekolah. Dan selanjutnya sudah pasti kelima pelajar itu mendapat ganjaran yang setimpal. Didepak dari sekolah, dan dipersilahkan mencari sekolah lain.
Wakil Kepala SMAN 1 Rawamerta bidang Kesiswaan Endang Jauhari mengatakan, setelah mendapat laporan dari kepolisian jika lima orang siswanya diamankan di Polsek Rengasdengklok, karena pesta miras di Danau Cinta, dirinya dengan tegas menerapkan peraturan yang sudah tertera di SMAN 1 Rawamerta. "Sebelumnya sedikitpun saya tidak percaya, namun setelah melihat kenyataannya memang itu murid saya," ujarnya kepada Radar Karawang, Kamis (7/12) kemarin.
Dirinya mengaku sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, karena tidak patut dicontoh. Untuk menerapkan peraturan sekolah, dirinya dengan sangat terpaksa mendepak 5 orang siswa tersebut dari SMAN 1 Rawamerta dan menyarankan untuk berpindah sekolah. Ini juga sebagai contoh bagi siswa lain, agar tidak melakukan hal serupa. "Bukan kami mengeluarkan kelima siswa tersebut, hanya saja menyarankan untuk pindah. Karena mereka berlima ini sudah melanggar peraturan yang sudah diterapkan di SMAN 1 Rawamerta," ucapnya.
Secara terpisah, Kapolsek Rengasdengklok Kompol Suparno membenarkan anggotanya telah mengamankan lima orang siswa yang sedang pesta miras di Danau Cinta. Selebihnya pihak kepolisian memberikan masukan dan pemahaman sekaligus memanggil orang tua siswa tersebut, dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi. "Ada, sudah diberi pembinaan. Dipanggil ortu dan pihak sekolah dan dibuatkan pernyataan," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template