Perhatikan Sarana Keagamaan dan Ketenagakerjaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perhatikan Sarana Keagamaan dan Ketenagakerjaan

Perhatikan Sarana Keagamaan dan Ketenagakerjaan

Written By Angga Praditya on Rabu, 06 Desember 2017 | 18.00.00

MAJALAYA, RAKA - Memasuki penghujung tahun, anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Karawang melakukan reses ke III. Salah satu anggota DPRD Karawang dapil VI, Saepudin Permana langsung dihujani permintaan oleh warga Majalaya dan Ciampel.
"Kami minta pembangunan sarana keagamaan dan ada honor guru Majelis Taklim," ujar tokoh masyarakat Majalaya H Hata diacara reses anggota DPRD Karawang, Saepudin Permana.
Sebagaimana diketahui, bantuan sarana keagamaan atau yang disebut juga dengan bansara sempat dihentikan. Tetapi memasuki tahun anggaran 2018 pemda Karawang kembali mengalokasikan anggaran untuk bansara. Sementara berkaitan dengan honor guru Majelis Taklim, disampaikan karena selama ini yang mendapat honor dari pemda masih belum menyeluruh dan spesifik, hanya dengan sebutan guru ngaji saja. Sementara yang jelas ngajar di Majelis Taklim terkadang tidak terakomodir sehingga tidak mendapatkan honor  dari pemda. "Yang sekarang ada honornyakan baru guru ngaji sama amil saja," tambahnya.
Sementara reses kedua yang dilakukan di Kampung Ciparay, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Aep sapaan akrab Saepudin Permana juga langsung dihujani interupsi oleh peserta reses, tetapi lagi-lagi yang paling banyak diminta oleh warga adalah berkaitan dengan bansara. Selain itu, karena Ciampel merupakan Kecamatan yang banyak berdiri perusahaan, warga meminta agar mudah untuk masuk kerja di perusahaan. "Warga minta diperhatikan pembangunan DTA, terus minta perusahaan bisa (memprioritaskan) menerima kerja warga sekitar," kata H Hasan Basri, tokoh masyarakat Kutanegara.
Selain itu masalah infrastruktur jalan juga tetap masih banyak diajukan oleh warga terhadap wakilnya diparlemen. Karena meski Karawang dikabarkan fokus pada infrastruktur jalan, kenyataannya dilapangan masih banyak jalanjalan yang jelek dan rusak bahkan belum tersentuh pembangunan.
Saepudin Permana, Anggota DPRD Karawang yang berangkat dari dapil VI menyampaikan, reses memang menjadi tempat untuk menjaring aspirasi masyarakat. Oleh karenanya apa yang disampaikan oleh masyarakat dia memastikan akan terus memperjuangkannya. "Sesuai sumpah jabatan saya sebagai wakil rakyat yah, saya harus memperjuangan aspirasi masyarakat di dapilnya masing-masing," ujar Aep yang merupakan politisi Partai Golkar.
Meski demikian, penjaringan aspirasi dari masyarakat yang dilakukan dalam reses ke III tahun 2017 adalah untuk tahun anggaran 2019, karena saat ini pemda Karawang sudah menggunakan e-plannig dan untuk tahun anggaran 2018 sudah diparipurnakan. "Ini untuk tahun anggaran 2019 yah, karena tahun anggaran 2018 sudah diketuk palu," pungkasnya.(zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template