Penadah Motor Curian tak Berkutik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penadah Motor Curian tak Berkutik

Penadah Motor Curian tak Berkutik

Written By Admin Raka on Jumat, 15 Desember 2017 | 13.00.00

Dapat Untung Rp 300 Ribu Sekali Transaksi

PURWAKARTA,RAKA - Jajaran Kepolisian Sektor Wanayasa berhasil membekuk dua pelaku diduga penadah barang hasil curian di Wilayah Wanayasa Purwakarta. Keduanya adalah Tarmid (28) Dan Suryana (33). Dari penjualan motor hasil curian ini, pelaku hanya mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu.
Kapolres Purwakarta AKBP Dedy Tabrani melalui Kapolsek Wanayasa AKP Sutikno menjelaskan, pelaku yang ditangkap merupakan warga Kampung Ciseureuh, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, mereka ditangkap sekira pukul 16.00 WIB, Minggu, (10/12). "Kedua pelaku ditangkap tanpa perlawanan di Jalan Raya Wanayasa, saat menggunakan motor yang diduga hasil kejahatan," jelas AKP Sutikno, Kamis (14/12) saat ditemui di ruang kerjanya.
Lebih lanjut kapolsek mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengenali motor miliknya, saat digunakan pelaku. "Dari kedua pelaku kami berhasil mengamankan 2 unit sepeda motor merk Honda Beat Fi dan Mio warna merah," ujarnya.
Sutikno melanjutkan, pelaku mendapatkan kendaraan tersebut dari seseorang yang sudah kami kantongi identitasnya. Saat ini pelaku sudah dilimpahkan ke Lapas Purwakarta, serta untuk yang masih buron kami terus lakukan pengejaran. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman 4 tahun penjara,'' tuturnya.
Sementara Tarmid, yang merupakan salah seorang pelaku mengungkapkan, dirinya sudah tiga bulan melakukan bisnis seperti ini. "Pertama saya disuruh DS alias Irel untuk menjual motor bodong, selama 3 bulan saya sudah menjual 9 unit motor dengan berbagai jenis merek," ungkap Tarmid.
Dari hasil penjualan, lanjut dia, dirinya hanya mendapatkan keuntungan 300 sampai 400 ribu untuk satu unit motor yang terjual. "Pekerjaan seperti ini saya lakukan, untuk menghidupi keluarga. Zaman sekarang kan cari kerja susah, apalagi buat saya yang hanya lulus Sekolah Dasar (SD) saja," Ujar dia dengan penuh penyesalan. (gan)
Berbagi Artikel :
 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template