Pelayanan Suket Masih Lamban - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelayanan Suket Masih Lamban

Pelayanan Suket Masih Lamban

Written By Admin Raka on Jumat, 22 Desember 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Usulan agar kecamatan bisa mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) Pengganti KTP Elektronik (KTP El) agaknya patut ditanggapi secara serius. Terlebih jika alasannya untuk memangkas panjangnya birokrasi pengurusan.
Pengakuan warga yang merasa kerepotan jika harus bolak balik rumahnya dan kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) ada benarnya juga. Apalagi bila rumahnya jauh, bukan saja boros tenaga tetapi juga boros biaya. Itu belum termasuk urusan di Rukun Tetangga (RT) dan kelurahan atau desa. Untuk tingkat RT saja terkadang masih ada kesalahan.
Menyinggung persoalan tersebut, Disdukcapil sendiri saat ini sedang fokus kepada target perekaman data warga yang belum melakukan perekaman. Sehingga sebelum berlangsungnya pemilihan kepada daerah sudah tidak ada lagi warga yang belum melakukan perekaman KTP. Sementara di Karawang sendiri masih kisaran angka 64 ribu lebih warga yang belum melakukan perekaman.
"Warga yang sudah wajib Kartu Tanda Penduduk (KTP) tetapi belum melakukan perekaman supaya segera melapor ke kecamatan untuk dilakukan perekaman KTP elektronik. Dikhawatir jika tidak dilaporkan dari sekarang akan berimbas terhadap pilkada serentak 2018 mendatang," ucap Kabid Kependudukan Disdukcapil Lilis Jayasutisna, belum lama ini. Untuk mendukung suksesnya pilkada serentak di Jawa Barat dan pemilihan umum 2019 berbasis e-KTP, perlu memantapkan penyiapan database kependudukan hasil pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcatpil Kabupaten/Kota yang akurat dan lengkap.
Secara terpisah, disinggung soal anjuran agar warga mengurus dokumen kependudukan sendiri agaknya masih tetap terkendala. Selain minimnya keterlibatan pemerintah desa untuk mensosialisasikan persyaratan pengurusan dokumen, ternyata masih banyak warga yang belum tahu mengenai berkas-berkas yang mesti diurus. "Sejauh ini masyarakat kurang memperhatikan himbauan-himabuan yang diberikan untuk mengurus dokumentasi kependudukannya sendiri tanpa menggunakan jasa calo. Tetapi sepertinya masih sulit dilakukan karena masyarakat inginnya yang lebih gampang," ucap Kasi Pindah dan Datang Disdukcatpil Sumingan, beberapa waktu lalu.
Selain KTP dokumentasi kependudukan yang banyak diurus warga adalah kartu keluarga (KK). Kartu Keluarga merupakan Kartu Identitas Keluarga yang memuat data tentang susunan, hubungan dan jumlah anggota keluarga. Kartu Keluarga wajib dimiliki oleh setiap keluarga. Kartu tersebut berisi data lengkap tentang identitas Kepala Keluarga dan anggota keluarganya.
Sementara itu, warga Kecamatan Ciampel, Hari Suryana (33) yang tengah membuat kartu keluarga, mengatakan dirinya menginginkan agar pelayanan segera dilakukan secara cepat mengingat dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang. Karena menurutnya sejauh ini belum ada terobosan agar meminimalkan terjadi pembeludakannya pemohon KK. (ari)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template