Pasirjaya Dianugrahi Desa Migran Produktif - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pasirjaya Dianugrahi Desa Migran Produktif

Pasirjaya Dianugrahi Desa Migran Produktif

Written By Angga Praditya on Kamis, 07 Desember 2017 | 15.30.00

Bina TKI Lewat Life Skill

CILAMAYA KULON,  RAKA - Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon di plot menjadi Desa Migran Produktif (Desmigratif) oleh Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) selama 6 bulan terakhir.  Bersama 122 Desa lainnya se Indonesia, desa pemilik Pantai Tanjungbaru ini menggarap kegiatan yang mereka sebut 4 Pilar, baik pada calon TKI, TKI aktif maupun Purna TKI.
Operator Desa Migran Produktif Pasirjaya, Sudi Adang Sudrajat mengatakan, Desmigratif ini dibentuk Kementerian Tenaga Kerja karena berdasarkan catatan dinas, Kecamatan Cilamaya Kulon termasuk lumbung TKI terbanyak di Karawang selain Kecamatan Pedes. Desa migran produktif ini selain memberikan layanan migrasi berupa pemberian informasi terkait pelayananan kepada calon TKI, juga menjadi tempat pengaduan keluarga TKI aktif maupun purna TKI.
Selain itu sebut Sudi, layanan dari 4 pilar itu adalah Usaha Produktif, khususnya purna TKI yang dibina di desa ini yaitu sebanyak 40 orang. Mereka diberdayakan membuat produk usaha produktif, diberi alat-alat membuat kue,  alat masak dan lainnya, selain diberikan akses oleh pemerintah untuk pangsa pasar produk kearifan lokalnya. "Desmigratif ini punya 4 pilar kegiatan dan semuanya diprogramkan kementerian tenaga kerja," ujarnya.
Sudi menambahkan,  program pilar yang ketiga adalah rumah edukasi yang disebut Rumah Desmigratif dan dibiayai bank BNI. Rumah yang dibangun disamping kantor Desa Pasirjaya ini nantinya akan menjadi tempat layanan belajar anak-anak TKI dan tempat konsultasi beragam persoalan TKI untuk di diskusikan bersama. Dan terakhir adalah dibangunkannya Koperasi TKI.
Karenanya, tambah Sudi, diharapkan Desa Pasirjaya dan desa yang juga di plot sebagai Desa Migran di Kecamatan Pedes nantinya bisa menjadi contoh bagi desa lainnya,  karena meskipun garapanya baru satu desa, jika ada permasalahan serupa bisa dikonsultasikan di Pasirjaya. Kebetulan yang dapat gelar desa percontohan dalam program Desmigratif Kabupaten Indramayu dan Wonosobo, diharapkan di Karawamg juga bisa sukses jadi model, minimalnya bagi desa-desa tetangga lainnya. "Sekaramg baru 122 desa se Indonesia tetapi bisa jadi nanti ada penambahan jika program ini sukses," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template