Parah Terminal Bayangan Badami - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Parah Terminal Bayangan Badami

Parah Terminal Bayangan Badami

Written By Admin Raka on Kamis, 28 Desember 2017 | 17.00.00

Sudah Tahunan Beroperasi tapi Belum Ditertibkan

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Aksi parkir liar angkutan umum di pertigaan sekitar Fly Over Badami, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat menjadi pemicu kemacetan selama ini di ruas jalan tersebut. Hanya saja, sejak sepekan terakhir ini kondisinya semakin parah menyusul padat lalulintas kendaraan milik wisatawan yang ingin berlibur ke objek-objek di Selatan Karawang itu. 
Berdasarkan pantauan Radar Karawang, kondisi sekitar jalan layang itu persis terminal bayangan saking banyaknya kendaraan yang parkir di sekitar lokasi. Kendaraan-kendaraan yang diparkir bukan saja angkutan umum resmi bahkan yang bodong seperti elp pun ikut ngetem. Baik yang menuju ke arah selatan maupun wilayah perkotaan. Kondisi itu yang membuat kemacetan semakin parah.
"Hampir setiap hari macetnya disini. Kendaraan harus berjalan lamban, bukan saja karena ada terminal bayangan tetapi juga bagian jalan yang rusak berlubang," ucap  Rendy (30) sopir minibus jurusan Badami - Telukjambe Timur kepada Radar Karawang, Rabu (27/12). Menurut dia, terminal bayangan bukan saja di bawah  fly over namun di pertigaan menuju Perumnas Telukjambe juga terjadi kepadatan lalulintas, terlebih seringnya kendaraan umum jenis bus menaikan juga menurunkan penumpang nya.
Sementara Jimi (33) warga Desa Margakaya menjelaskan kemacetan di bawah fly over Badami akibat banyaknya lubang jalan di ruas jalan tersebut. Hal itu yang membuat kendaraan terpaksa memperlambat kecepatannya hingga mengakibatkan kemacetan. "Kendaraan yang melintasi jalan rusak itu datang dari dua sisi. Baik yang masuk ke Karawang ataupun selepas pintu tol," ucapnya.
Sedang Rozak (31) juga warga desa yang sama justru menuding karena adanya terminal bayangan, terminal itu sudah ada lama dan mengangkut penumpang dari arah Jakarta ke arah Selatan maupun ke Barat, Kecamatan Telukjambe Barat maupun Timur. Malah sering menggunakan angkutan penghubung atau feeder di bawah jembatan fly over. "Kendaraan umum jenis angkot dan bus baik lintas provinsi dan kota, sering menurunkan penumpang di lajur tersebut, dan tidak ada kendaraan yang mengantarkan ke arah selatan maupun ke wilayah barat, Telukjambe Timur. Itulah sebabnya angkot menunggu di pertigaan tersebut untuk mengangkut penumpang-penumpang tersebut," jelasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template