Pantau Citarum Libatkan 300 Orang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pantau Citarum Libatkan 300 Orang

Pantau Citarum Libatkan 300 Orang

Written By Angga Praditya on Selasa, 05 Desember 2017 | 17.00.00

Dinas Lingkungan Hidup Adopsi Program Ecovillage

KARAWANG, RAKA - Untuk mengatasi persoalan lingkungan hidup di wilayahnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang melakukan inovasi dengan mengadopsi program Ecovillage. Dinas itu berharap melalui program tersebut bisa mengoptimalkan anggotanya dalam hal pengendalian pencemaran lingkungan yang cukup tinggi di kabupaten ini.
"Program Ecovillage itu adanya di provinsi. Program itu terkait upaya menciptakan Sungai Citarum yang bersih, sehat, indah dan lestari atau bestari," ungkap Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan dan Konservasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Rosmalia Dewi, Senin (4/12). Saat itu Rosmalia sedang menerima kader Ecovillage asal Desa Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur yang mengmbil pepohonan untuk ditanami di bantaran Citarum. Program Citarum Bestari sudah dijalankan Pemprov Jabar sejak 2014 dan mendapat perhatian pemerintah pusat.
Rosmalia menambahkan, nantinya anggota yang diberdayakan dalam program Ecovillage ini akan bertugas memantau lingkungan yang terlintasi Sungai Citarum di wilayahnya masing-masing. "Saat ini di Kabupaten Karawang ada 10 desa yang dilintasi Sungai Citarum. Desa-desa ini yang menjadi wilayah pantauan anggota Ecovillage," tutur Rosmalia. 
Saat ini terang Rosmalia, tidak kurang dari 300 kader yang tergabung dalam program Ecovillage dalam melaksanakan tugas pelestarian sungai citarum yang sampai saat ini dibiarkan berwarna hitam dan kotor. Program yang menjadi program unggulan pemerintah Jawa Barat ini sendiri sekarang ini dinilai kurang greget karena begitu aktif. Karenanya, terang Rosmalia, untuk keaktifan kader-kadernya agar eksis di masyarakat DLHK melakukan tindakan agar para kader tersebut dapat beraktifitas dengan melakukan penanaman pohon mangga. "Untuk memaksimalkan para kader kami menawarkan agar mereka melakukan perawatan dan memanfaatkan pohon yang ada agar ditanami oleh kader Ecovillage," ungkap Rosmalia dan menambahkan kalau pohonnya diadakan DLHK.
Tidak itu saja, Rosmalia juga menawarkan masyarakat yang kesehariannya sebagai tergabung dalam kelompok atau komumitas pecinta lingkungan bisa mengajukan permintaan pohon untuk ditanam. "Beberapa waktu lalu kita menanam 1000 bibit pohon bambu di daerah Pangkalan dan 400 bibit mangga. Kita juga memberikan kader ecovillage 150 pohon dan Terakhir 1500 pohon akan dilakukan penanaman," ucap Rosmalia.
Sementara untuk jenis bibit pohon yang ditanam jelas Rosmalia tidak hanya satu jenis tetap variasi dari beberapa jenis bibit pohon. Termasuk pohon kayu dan buah-buahan selain bambu. "Untuk jenis pohonnya cukup banyak. Seperti pohon mangga, trembesi, bambu dan kayuputih. Rencananya kita juga akan melakukam penanaman di Jalupang," ungkapnya.
Sementara itu, kader Ecovillage Desa Warungbambu Titi S menyampaikan pohon-pohon yang diperolehnya dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan akan ditanam di wilayah Desa Warungbambu. "Kita di kasih 15 pohon jumlahnya masih sedikit tetapi yang penting bermanfaat. Rencana akan pohon-pohon itu akan ditanam di lima dusun di Desa Warungbambu dan kantor desa," paparnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template