PAN Usung Istri Bupati Dedi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PAN Usung Istri Bupati Dedi

PAN Usung Istri Bupati Dedi

Written By Angga Praditya on Sabtu, 02 Desember 2017 | 16.30.00

Sebagai Calon Bupati Purwakarta 

PURWAKARTA,RAKA - Secara mengejutkan, Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mengusung istri Bupati Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika untuk maju dalam Pilkada sebagai Calon Bupati Purwakarta periode 2018-2023. Diketahui, perempuan yang akrab disapa Ambu Anne itu, kini menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Purwakarta.
"Iya, betul. DPP partai kami telah memutuskan, merekomendasikan, saudari Anne Ratna Mustika sebagai calon bupati pada Pilkada 2018. Perihal wakil bupati yang akan mendampingi, akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan partai koalisi," kata Ketua DPD PAN Kabupaten Purwakarta, Agus Sundana, kepada awak media, Kamis (30/11).
Hal yang sama juga dikemukakan, Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) DPD PAN Purwakarta, Suhendar, menurutnya serah terima rekomendasi sudah dilakukan dari Ketua Tim Pilkada DPP PAN, Yandri Susanto kepada jajaran DPD PAN Purwakarta. "Serah terimanya dilakukan kemarin (Rabu 29 Nopember 2017) oleh ketua tim pilkada pusat. Sudah resmi, tinggal kita godok calon wakilnya bersama rekan koalisi,"ujarnya.
Sebelumnya ada 12 nama balonkada yang telah direkomendasi DPD PAN Purwakarta ke DPW Jabar diantaranya, Rustandie, Endang Koswara, Padil Karsoma, Dadan Koswara, Ucok Ujang Wardi, Agus Darmawan, Deddy Effendy, Agus Sundana, Luthfi Bamala, Ruslan Subanda, Muhammad Abdulatif dan Anne Ratna Mustika. Nama Anne Ratna Mustika sendiri masuk di radar PAN berdasarkan kesepahaman koalisi yang sedang dibangun dengan Golkar dan Hanura.
Menanggapi hal tersebut, salah seorang pengurus DPW PAN Jawa Barat, Ir Awod Abdul Ghadir, menyayangkan langkah yang diambil DPD PAN Purwakarta. Menurutnya, rekomendasi tersebut merupakan langkah sepihak diluar prosedur dan mekanisme aturan partai. "Keputusan DPD PAN Purwakarta untuk merekomendasi saudari Ane merupakan keputusan arogan, sebab saudari Ane tidak pernah mendaftar walaupun katanya ada daftar susulan, namun itu gelap tidak diketahui publik," kata Awod, kepada Radar Karawang.
Awod menuding adanya langkah main belakang tanpa mempertimbangkan aturan dan moralitas partai. Hal itu, kata Awod secara tidak langsung dapat melukai hati kandidat balonkada lain bahkan dapat merusak kepercayaan publik terhadap partai. "Dengan demikian saya sampaikan kepada balon dan publik. Saya akan mengundurkan diri dari PAN,'' pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template