Pabrik BUMDes Bisa Giling Padi 1,5 Ton per Jam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pabrik BUMDes Bisa Giling Padi 1,5 Ton per Jam

Pabrik BUMDes Bisa Giling Padi 1,5 Ton per Jam

Written By Admin Raka on Kamis, 14 Desember 2017 | 11.15.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Mesin penggiling padi bantuan Kementerian Desa (Kemendes) Rp 2,8 miliar untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Bersama, Desa Mekarmaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, resmi dioperasikan, Rabu (13/12).
Peluncuran mesin yang mampu menggiling gabah kering sebanyak 1,5 ton per Jam tersebut, dilakukan langsung rekanan pihak ketiga dari PT Adiwahana Dharma Cipta dan disaksikan muspika kecamatan, para kepala desa dan pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang di Dusun Warubacin, Desa Mekarmaya. 
Project Manajer Kemendes dari PT Adiwahana Dharma Cipta, Indrawan Adi mengatakan, mesin penggiling padi ini beroperasi dengan baik. Tidak ada kendala yang berarti dari semua proses penggilingan mulai gabah hingga berasnya yang nampak berkualitas. Mesin penggiling padi dengan teknologi canggih asal Vietnam ini, mampu menggiling 1,5 ton Gabah Kering Giling (GKG) per jam, dengan kapasitas listrik yang dibutuhkan sebanyak 150 KVA. Ia pastikan, operasi mesin penggiling ini akan dikendalikan operator yang sudah terlatih dan bisa digunakan optimal untuk kepentingan pertanian dan pangan di wilayah sekitarnya. "Mesin penggiling ini mampu menggiling 1,5 ton per jam dengan kapasitas listrik 150 KVA," katanya.
Ketua Forum BUMDes Karawang H Asep Gunawan Lc mengatakan, BUMDes Maju Bersama dipercaya mengelola mesin giling ini dan siap dikembangkan dengan sokongan BUMDes Bersama. Bantuan senilai Rp 2,8 miliar ini dari hasil launchingnya sudah dibidik harga Rp 14,5 ribu per kilogram beras. Karena hasil yang didapat mampu berkualitas sangat baik. Bahkan, dedaknya juga lembut yang beda dari biasanya.
Rencananya, sebut Asep, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana siap meninjau mesin penggiling gabah berteknologi canggih ini pertengahan Desember. Bahkan, jika tidak ada alang melintang dan melihat jadwal, huller d BUMDes Maju Bersama Mekarmaya ini juga akan ditinjau Presiden Joko Widodo Januari nanti. "Kualitas berasnya sudah dibanderol seharga Rp 14,5 ribu per kg, nanti kita coba varietas lainnya," katanya.
Kasi Pemberdayaan Lembaga Perekonomian Desa DPMD Asep Sudrajat mengatakan, Kemendes punya tiga program unggulan yang dikelola desa, yaitu pertanian, perikanan dan pariwisata. Karawang, sebut Asep, dipilih sebagai kabupaten dengan potensi pertanian yang mumpuni, sehingga menjadikan Cilamaya Wetan sebagai show window pertanian Indonesia, diberi bantuan alat mesin penggiling padi dengan kualitas teknologi canggih. Ini satu-satunya aset BUMDes yang bergerak di bidang pertanian se Indonesia. Karena meskipun di Sukabumi ada,  namun peralatannya di luar tata kelola program Kementerian Desa. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template