Ormas dan LSM Diguyur Hibah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ormas dan LSM Diguyur Hibah

Ormas dan LSM Diguyur Hibah

Written By Angga Praditya on Kamis, 07 Desember 2017 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Setelah kran bantuan sarana keagamaan dibuka lagi, kabar baik juga bakal diterima ormas dan lembaga swadaya masyarakat tahun depan.
Anggota DPRD Mulya Syafari yang ditemui di Desa Jayanegara, Kecamatan Tempuran, mengatakan, dirinya menerima aspirasi dan keluhan agar bantuan sosial ekonomi dan bantuan sarana keagamaan diadakan lagi. Namun, sejak dia terpilih jadi anggota dewan tahun 2014, ada edaran bahwa bansos dan bansara ditutup sementara dari aspirasi DPRD. Namun, tahun 2016 kemarin Permendagri kembali mengeluarkan edaran Nomor 14 Tahun 2016 dan memberi sinyal bantuan tersebut dibuka lagi. "Sudah ada Permendagri Nomor 14 Tahun 2016 yang memberi sinyal bansos dan hibah kembali bergulir, kita akan terus mendorongnya," katanya kepada Radar Karawang, Rabu (6/12) kemarin.
Sekretaris Komisi A DPRD Karawang Indriyani mengatakan, bansara sudah siap digulirkan tahun depan selama syarat dan regulasi resminya lengkap. "Seperti sudah berbadan hukum," ujarnya.
Selain itu, kata Indriyani, akan ada bantuan hibah mengalir tahun depan. Bahkan Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2017, sejak Juli kemarin sudan diregister. Dalam draft perbup setebal 20 halaman tersebut, diatur tata cara penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan,  pertanggungjawaban dan pelaporan serta monitoring dan evaluasi hibah yang berasal dari APBD. Didalamnya, ruang lingkup penerima hibah tersebut salah satu diantaranya adalah ormas dan lembaga yang resmi dan terdaftar sesuai aturan. Diantaranya yang berbadan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM, sebagaimana diatur dalam pasal lima dalam klausul perbup tersebut. "Tahun depan ada hibah dari APBD, salah satunya untuk ormas dan lembaga," katanya.
Ia melanjutkan, hibah yang dimaksud dalam Perbup Pemberian Uang/barang/Jasa dari Pemkab kepada Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah lainnya, BUMN/BUMD, badan, lembaga dan ormas yang berbadan hukum, yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya bersifat tidak wajib dan tidak mengikat. Dan tidak terus menerus, dengan tujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah. "Perbupnya sudah diregister," ujarnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template