Operasi Pasar Dinikmati Orang Mampu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Operasi Pasar Dinikmati Orang Mampu

Operasi Pasar Dinikmati Orang Mampu

Written By Angga Praditya on Senin, 11 Desember 2017 | 15.00.00

4 Jam 560 Tabung Elpiji 3 Kg Ludes 

RAWAMERTA, RAKA –  Hiswana Migas melalui agen Bukit Bintang Mandiri melakukan operasi pasar gas 3 kilogram (Kg) di halaman Kecamatan Rawamerta, Minggu (10/12) kemarin.. Sebanyak 560 tabung gas elpiji 3 Kg ludes dalam waktu 4 jam. Kendati pun demikian jumlah tersebut tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kecamatan Rawamerta. Sebagian masyarakat yang datang terlambat harus rela membawa tabung gas yang belum terisi.
Operasi pasar tersebut merupakan tindak lanjut keluhan masyarakat akan kelangkaan gas yang akhir-akhir ini terjadi. Namun sangat disayangkan, dalam operasi pasar tersebut dinilai tidak tepat sasaran, gas melon yang seharusnya hanya dikonsumsi oleh masyarakat miskin, justru banyak ditebus oleh masyarakat kalangan menengah ke atas.
Salah seorang pembeli yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, gas berukuran 3 Kg ini merupakan gas bersubsidi khusus masyarakat miskin, namun dirinya sangat menyayangkan ketika pihak agen memberi keleluasaan kepada pihak pengecer untuk nebus tiga sampai sepuluh tabung gas. "Kalau  benar saat ini operasi pasar untuk memenuhi kebutuhan gas 3 Kg  bagi masyarakat miskin, kenapa pihak agen masih memberikan gas 3 Kg ke pihak lain," ucapnya kepada Radar Karawang.
Bahkan dirinya sering kali menemukan  truk bermuatan gas sedang melakukan bongkar muat di tepian jalan. "Saya sering melihat truk mengangkut gas melakukan bongkar muat di tepian jalan dengan mobil pikup, Kenapa nggak diberikan langsung kepada pangkalan?" tanyanya.
Tentunya hal tersebut segera dicegah dengan dilakukan pemantauan jangan sampai mafia gas berlenggang untuk bergerak, sementara masyarakat direpotkan dengan kelangkaan gas tersebut.
Pengurus agen Bukit Bintang Mandiri, Imas Heryanti mengakui, operasi pasar tersebut berdasarkan instruksi Hiswana Migas atas dasar permohonan Pemkab Karawang untuk melakukan operasi pasar. Dirinya juga mengakui operasi pasar tersebut berlaku untuk semua kalangan, baik masyarakat mampu maupun masyarakat kurang mampu, operasi pasar tersebut hanya dilakukan pada saat terjadi kelangkaan gas saja. "560 gas elpiji 3 Kg yang dijual seharga Rp 16.000 habis dalam jangka waktu 4 jam, membuktikan kalau masyarakat memang benar-benar mengalami kelangkaan gas elpiji," ucapnya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karawang, Widjojo mengatakan, Pemkab Karawang sebelumnya telah melakukan maping terhadap daerah yang mengalami kelangkaan gas. Hasil maping itu terbukti kelangkaan terjadi hampir diseluruh daerah di Karawang. Oleh karena itu pihak Pemkab Karawang meminta agar Hiswana melakukan operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga gas. "Kami meminta Hiswana melakukan operasi pasar di 30 kecamatan yang ada di Karawang karena kelangkaan gas ukuran 3 kilogram ini sudah sampai ke semua wilayah. Setiap kecamatan mendapat jatah 500 buah gas untuk dibagikan kepada warga setempat. Penyaluran gas diatur oleh pihak kecamatan masing-masing dengan harga sebesar Rp16 ribu per buah," kata.
Menurut Widjojo, masyarakat sangat merespon adanya operasi pasar ini terbukti dengan cepat habisnya gas datang ke setiap kecamatan. Pihaknya berharap dengan operasi pasar ini, bisa menutup kelangkaan gas di semua wilayah di Karawang. Bahkan jika masih terjadi kelangkaan gas pihaknya bersama Hiswana akan kembali melakukan operasi pasar hingga keadaan menjadi stabil. "Pokoknya kalau terjadi kelangkaan lagi kita akan operasi pasar lagi hingga stabil. Saya belum tahu penyebab kelangkaan ini tugas kita hanya membuat ini stabil," katanya.  (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template