Nenek Ipah Luput dari Perhatian - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Nenek Ipah Luput dari Perhatian

Nenek Ipah Luput dari Perhatian

Written By Angga Praditya on Sabtu, 23 Desember 2017 | 17.00.00

Belum Punya Kartu Sakti

KOTABARU, RAKA - Program andalan pemerintah Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) masih belum tepat sasaran. Hal itu bisa dilihat dengan kondisi Nenek Ipah (77) warga Krajaan RT 02/02, Desa Wancimekar yang mengalami kesulitan ekonomi namun belum memiliki kartu sakti tersebut.
Ketua Paguyuban Masyarakat Cariu Bandung (PGMCB) Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru Agus P Supriadi menyampaikan, memang selama ini kehidupan nenek tua itu cukup  memprihatinkan. "Mak Ipah ini sosok nenek yang terus berjuang untuk mencukupi kebutuhan kedua cucunya," kata Agus, kepada Radar Karawang, Jumat (22/12).
Menurutnya, kedua cucunya itu Nabil dan Ilham sudah lama ditinggalkan pergi oleh orang tuanya ke Arab Saudi untuk menjadi TKW, namun sayang sampai saat ini tidak ada kabar bagaimana kondisi anaknya itu. "Kami prihatin dengan kondisinya, Mak Ipah ini merupakan sosok perempuan yang sangat berjasa untuk keluarganya, ini menjadi bukti bahwa dirinya merupakan perempuan hebat," terang Agus.
Ironisnya, kata Agus, ternyata kepedulian pemerintah terhadap nenek paruh baya yang harus mengurusi kedua cucunya itu luput dari perhatian pemerintah. Karena kartu sakti yang menjadi jaminan kesehatan masyarakat kurang mampu tidak didapatkannya, termasuk KIP juga tidak didapatkan untuk kedua cucunya. "Saya kaget, ternyata Mak Ipah dan kedua cucunya belum memiliki Kartu Jaminan Kesehatan sama Kartu Indonesia Pintar," katanya.
Agus yang sekaligus Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Karawang mendesak. Agar pihak pemerintah segera untuk melakukan pendataan kepada warga yang masuk kategori tidak mampu dan belum memiliki KIP dan KIS. "Harusnya dapat, apalagi ini jelas warga tidak mampu, harus segera didata untuk dibuatkan, kasian kalau nanti sakit tanpa adanya jaminan tersebut biaya dari mana untuk berobat," katanya.
Banyaknya respon baik dari para tokoh pemuda di wilayahnya, Ipah (77) warga Krajaan RT 02/02 Desa Wancimekar, mengaku cukup senang atas adanya kepedulian para pemuda saat ini. Karena hingga saat ini untuk memenuhi kebutuhan kedua cucunya tersebut masih mengandalkan dari para tetangganya. "Iya benar Emak tidak punya kartu itu (KIS/KIP), padahal Emak punya dua cucu. RT tidak pernah datang untuk mendata Emak. Jadi kalau kedua cucu sakit, paling minta bantuan ke anak-anak saya yang sudah berkeluarga, untuk mengobatinya," tandasnya.(ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template