Masjid di Tanah PJT Terancam Gagal Dapat Hibah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Masjid di Tanah PJT Terancam Gagal Dapat Hibah

Masjid di Tanah PJT Terancam Gagal Dapat Hibah

Written By Angga Praditya on Sabtu, 23 Desember 2017 | 11.30.00

KLARI, RAKA - Sebanyak enam masjid di wilayah Klari yang berdiri di atas tanah Perum Jasa Tirta (PJT), terancam gagal mendapatkan kucuran bantuan hibah dan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Karawang.
Kasi Kesos Kecamatan Klari Asip Suhendra menyampaikan, beberapa hari ini sudah melakukan verifikasi peninjauan langsung ke 62 masjid yang akan mendapatkan bantuan hibah. Hasilnya, 56 bangunan masjid lolos verifikasi kelayakan mendapatkan bantuan. "Masalahnya yang 6 pembangunan masjid ini masih di tanah pengairan. Itu tidak boleh mendapatkan bantuan," terangnya kepada Radar Karawang, Jumat (22/12) kemarin.
Ia melanjutkan, pihaknya akan terus mencoba agar seluruh masjid di Klari bisa mendapatkan bantuan hibah perbaikan. Meskipun hasil rapat dengan Pemerintah Kabupaten Karawang, enam masjid yang berdiri di atas lahan PJT tidak bisa mendapatkan bantuan. Karena sewaktu-waktu bisa dilakukan pembongkaran, kalau lahan tersebut dibutuhkan PJT. "Saya sebisa mungkin menyampaikan kepada setiap pengurus masjid yang sudah mengajukan bantuan (menerima keputusan pemkab)," tuturnya.
Tidak hanya jumlah masjid penerima bantuan hibah saja yang berubah, melainkan jumlah besaran dana yang diajukan sejak tahun 2014 lalu itu juga bisa berubah sewaktu-waktu. Sebab, kebutuhan pengajuan yang dilakukan oleh setiap pengurus masjid berubah setiap tahun. "Normatif ada yang berubah. Dari pengajuan besar, hasil akhirnya kecil, karena dapat perbaikan setiap tahunnya. Begitupun sebaliknya, ada yang dari tahun 2014 pengajuannya kecil hasilnya mendapatkan bantuan lebih besar, karena kondisi bangunan sudah buruk," jelasnya.
Dirinya akan terus melakukan lobi permintaan kepada pemerintahan daerah, agar semua pembangunan bisa mendapatkan bantuan. Sehingga tidak akan menimbulkan kecemburuan sosial dari setiap pengurus masjid. "Kita akan tetap terus mengajukan agar semuanya dapat hibah," ungkapnya.
Ketua Pimpinan Masjid Jamie At Taqwa, Dusun Komplek PJT, Desa Curug, Kecamatan Klari, Supendi berharap pemerintah bisa memberikan bantuan hibah untuk perbaikan masjid. Meski masih menggunakan tanah PJT, namun kondisi masjid sudah menprihatinkan. "Dulu pengajuan Rp 8,9 juta, sekarang menjadi Rp 150 juta karena kondisinya semakin buruk. Saya harap pemerintah bisa membantu," ujarnya. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template