Maling Incar Komputer dan Data Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Maling Incar Komputer dan Data Desa

Maling Incar Komputer dan Data Desa

Written By Angga Praditya on Selasa, 19 Desember 2017 | 12.45.00

Semalam, Dua Kantor Desa Dibobol

KLARI, RAKA - Kantor desa kini menjadi sasaran empuk komplotan penjahat. Dalam waktu bersamaan, kantor Desa Pancawati dan kantor Desa Cimahi, Kecamatan Klari dibobol maling.
Kantor Desa Pancawati yang letaknya berada di samping Jalan Raya Karawang-Cikampek, tidak otomatis aman. Pada Kamis (14/12) malam lalu, kantor desa tersebut dibobol maling. Ini baru diketahui pada kkesokan harinya. Kondisi kantor desa sudah dalam berantakan dengan jendela rusak. Sementara 2 unit komputer monitor dan CPU merk LG, satu unit TV  merk sharp 32 inc dan satu unit DVD hilang. "Pelaku melakukan pencurian dengan membobol pintu belakang ruang pelayanan, lalu mengambil barang di desa," kata Ano Suwarno (42), penjaga aula Desa Pancawati.
Kepala Desa Pancawati H Ana Priatna mengatakan, akibat disambangi tamu tak diundang itu, pihaknya mengalami kerugian Rp 13.500.000. "Di luar dugaan kita juga, saya udah lapor. Yang jelas ke depan kita akan terus lakukan kembali siskamling dan penjagaan yang ketat agar tidak terjadi lagi," katanya.
Di Desa Cimahi, maling juga mencongkel jendela untuk masuk ke kantor desa. Abas (55), staf Desa Cimahi menjelaskan bahwa para pelaku melakukan aksinya malam hari, pada saat petugas tertidur karena tak kuat menahan rasa kantuk. Dengan mencongkel jendela ruangan PKK, para pelaku berhasil mengambil 4 unit komputer, termasuk monitor dan CPU serta satu unit infokus. "Tau-tau pagi sudah pada berantakan. Semua barang sudah hilang," katanya.
Kepala Desa Cimahi Atin Suprihatin mengaku, selain sejumlah barang yang hilang, data-data desa yang sudah ada di komputer juga ikut hilang. Dirinya berharap agar aparat kepolisian bisa dapat segera menangkap para pelakunya. "Semuanya hilang, kerugian 19 juta," ujar dia.
Kapolsek Klari Kompol Relisman Nasution mengakui adanya pembobolan dua kantor desa di wilayahnya. Dia mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.  Diakuinya, saat ini para pelaku kejahatan mulai mencari sasaran kantor-kantor pelayanan masyarakat. "Kita sudah memeriksa semua saksi dan mendatangi tempat kejadian perkara," katanya.
Dia berharap, ke depan perangkat desa kembali mengaktifkan program siskamling. Karena jika hanya mengandalkan petugas kepolisian, tidak akan pernah menjamin bahwa kemanan bisa terjaga dengan baik. "ke depan kita harus lebih waspada," pungkas Relisman. (yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template